Breaking News:

Berita Jepara

Dikirim Bersama Furniture Dari Jepara, Rokok Ilegal Terendus Bea Cukai Kudus

Bea Cukai Kudus berhasil menggagalkan peredaran rokok ilegal yang disembunyikan di bawah furniture yang diangkut menggunakan truk.

Penulis: raka f pujangga | Editor: moh anhar
Dokumentasi Bea Cukai Kudus
Truk mengangkut rokok ilegal yang dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bea Cukai Kudus berhasil menggagalkan peredaran rokok ilegal yang disembunyikan di bawah furniture yang diangkut menggunakan truk.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kabupaten Kudus, Dwi Prasetyo Rini‎ menjelaskan, penindakan itu bermula ketika Bea Cukai Kudus memperoleh informasi tentang adanya truk yang  mengangkut rokok ilegal (rokok polos/tanpa pita cukai) dari wilayah Jepara, sekitar pukul 18.00.

Atas informasi tersebut, Tim Bea Cukai Kudus melakukan pemantauan di Jalan Raya Welahan-Demak.

Baca juga: Tingkatkan Keterampilan Siswa, Dosen FTP USM Gelar Pelatihan Pembuatan Telur Asin Berempah

Baca juga: STIE Bank BPD Jateng Lantik Dr Taofik Hidajat Ketua Baru Periode 2021-2025

"Sekitar pukul 18.30, tim berhasil menemukan titik lokasi truk sebagaimana yang diinformasikan sedang melaju di Jalan Raya Welahan-Demak," ujar dia, Jumat (5/11/2021).

Menurutnya, truk yang mengangkut furniture ini segera dihentikan dan dilakukan pemeriksaan. 

Dari hasil pemeriksaan, tim menemukan 10 koli rokok ilegal sudah dikemas tanpa dilekati pita cukai dengan merek Djaran Goyang, Exclusive Nidji dan Laris Bro.

"Rokok ilegal tersebut diletakkan di bawah tumpukan furniture," kata dia.

Dia menyampaikan, dari hasil penindakan itu ditemukan 240.000 batang rokok ilegal dengan estimasi nilai barang Rp 244,8 juta.

"Potensi penerimaan negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 160,8 juta," jelas dia.

Seluruh barang hasil penindakan (rokok ilegal) beserta sopir (K), kernet (DA) dan sarana pengangkut dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

"Sedangkan furniture dipindahkan ke sarana pengangkut lain," ujar dia.

Menurutnya, rokok merupakan barang kena cukai yang dalam pemasaran atau penjualan harus sudah dilekati pita cukai. 

Baca juga: Suasana Alam Pemakaman Vanessa dan Bibi Digambarkan Tya Ariestya: Konon Mengiringi Orang Baik

Baca juga: Jumat Berkah, Polsek Pati dan Margoyoso Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Baca juga: Tingkatkan Keterampilan Siswa, Dosen FTP USM Gelar Pelatihan Pembuatan Telur Asin Berempah

Rokok yang ditemukan dalam penindakan kali ini tidak dilekati pita cukai, sehingga dikategorikan sebagai rokok ilegal yang merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Cukai.

"Bea Cukai berkomitmen untuk terus memberantas rokok ilegal karena merugikan keuangan negara dan bisa kena sanksi pidana," ujar dia.‎ (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved