Breaking News:

Berita Solo

Inilah Sosok 2 Tersangka Pembunuh Gilang Mahasiswa UNS Solo Saat Diklat Menwa, Tersangka Bisa Tambah

Polisi menetapkan dua orang tersangka kasus tewasnya Gilang Endi Saputra (21) saat mengikuti Diklatsar Pra Gladi Patria XXXVI Korps Menwa

Editor: galih permadi
Tribun Jateng/Muhammad Sholekan
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak didampingi Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro (kiri) dan Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho (kanan) saat memberikan keterangan kepada awak media terkait penetapan tersangka kasus kematian Gilang Endi Saputra di Mapolresta Solo, Jumat (5/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Polisi menetapkan dua orang tersangka kasus tewasnya Gilang Endi Saputra (21) saat mengikuti Diklatsar Pra Gladi Patria XXXVI Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa (Menwa) Universitas Sebelas Maret Solo (UNS).

Berdasarkan hasil penyidikan kedua tersangka membina secara berlebihan selama Diklatsar hingga mengakibatkan mahasiswa Sekolah Vokasi UNS tersebut tewas.

"Tentu saja kalau kita melihat Pasal 351 diamanahkan di situ ada perbuatan yang melebihi karena Pasal 351 tidak spesifik seperti Pasal 362, 363 tapi hanya menyebutkan penganiayaan," kata Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro yang ikut hadir di Mapolresta Solo, Jumat (5/11/2021).

"Namun, di situ dapat penyidik buktikan bahwa apa yang dilakukan oleh pelaku berlebihan.

Dalam arti melaksanakan berlebihan dalam proses pembinaan," tambah dia.

Gilang (20), mahasiswa UNS yang tewas saat Diksar Menwa (kiri) dan situasi kantor sekretariat Menwa UNS pada Kamis (28/10/2021). 
Gilang (20), mahasiswa UNS yang tewas saat Diksar Menwa (kiri) dan situasi kantor sekretariat Menwa UNS pada Kamis (28/10/2021).  (TribunSolo.com)

Djuhandhani menjamin proses penyelidikan, penyidikan hingga penetapan tersangka kasus dugaan kekerasan itu dilakukan secara profesional.

Penyidik telah memperoleh tiga alat bukti sebagai dasar untuk menetapkan tersangka tersebut, yakni keterangan saksi, surat dan keterangan ahli.

"Penetapan tersangka dua orang kita buktikan secara scientific.

Dan kami pastikan, kami jamin bahwa pelaksanaan proses penyelidikan, sampai penyidikan sampai penetapan tersangka kami laksanakan secara profesional dengan pembuktian-pembuktian," kata dia.

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menambahkan, meski telah ditetapkan dua orang tersangka, proses penyelidikan dan penyidikan akan terus dilakukan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved