Breaking News:

Kesehatan

Kurangnya Frekuensi Bercinta Bisa Picu Kanker Prostat, Benarkah?

Banyak yang mengatakan kanker prostat disebabkan minimnya frekuensi berhubungan seksual. Benarkah?

Foto: world-to-day.blogspot.com
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Banyak yang mengatakan kanker prostat disebabkan minimnya frekuensi berhubungan seksual.

Benarkah?

Gangguan prostat menjadi satu penyakit yang sering dikeluhkan oleh para pria.

Baca juga: Stres Picu Munculnya Eksim, Cegah dengan Cara-Cara Berikut Ini

Umumnya, penyakit prostat dialami oleh pria yang berusia 50 hingga 60 tahun ke atas.

 
Jika terus dibiarkan, gangguan prostat dapat bermutasi hingga berubah menjadi kanker prostat.

Di sisi lain, banyak isu yang mengatakan kalau kanker prostat disebabkan minimnya frekuensi berhubungan seksual.

Nyatanya isu tersebut tidak sepenuhnya salah.

Hal ini dijelaskan oleh dokter pengasuh rubrik Konsultasi Kesehatan di Kanal Kesehatan Tribunnews.com, dr Binsar Martin Sinaga FIAS.

Saat laki-laki bermasalah dengan testosteron, maka keinginan untuk melakukan hubungan seksual pun menghilang.

Akibatnya, frekuensi ejakulasi berkurang pun berkurang.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved