Banjir Semarang

Tangani Banjir di Mangkang Kulon, BPBD Kota Semarang Buka Dapur Umum

Selain penanganan pembukaan dapur umum, lanjut dia, BPBD juga menyiapkan karung untuk membendung tanggul yang jebol apabila masih kurang

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
dok BPBD Kota Semarang
BPBD Kota Semarang menyiapkan dapur umum sebagai penanggulangan banjir di wilayah Mangkang. Dapur umum mulai dibuka Jumat (5/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - BPBD Kota Semarang membuka dapur umum sebagai penanganan banjir yang terjadi di wilayah Mangkang, Kecamatan Tugu, Kamis (4/11/2021l malam.

Dapur umum mulai dibuka Jumat (5/11/2021) untuk membantu warga yang membutuhkan sekaligus para relawan yang melalukan pembersihan lingkungan serta memperbaiki tanggul yang jebol.

"Barang belanjaan sudah ada di tempat. Rencana pembukaan dapur umum mungkin satu hingga hingga dua hari," terang Sekretaris BPBD Kota Semarang, Winarsono, saat dihubungi Tribun Jateng.

Selain penanganan pembukaan dapur umum, lanjut dia, BPBD juga menyiapkan karung untuk membendung tanggul yang jebol apabila masih kurang.

Pihaknya masih melakukan pendataan kerusakan yang dialami warga akibat banjir yang menerjang rumah mereka. Jika terdapat kerusakan, BPBD akan mengajukan bantuan kepada wali kota.

"Kalau ada kerusakan nanti kami buatkan nota dinas, untuk pengajuan bantuan sosial kepada wali kota," terangnya.

Selain mengakibatkan tanggul jebol, hujan deras yang mengguyur Kota Semarang pada Kamis sore hingga malam juga menyebabkan tanah longsor.

Winarsono menyebutkan, tanah longsor terjadi di Kalilangse, Kelurahan Gajahmungkur. Tanah longsor yang terjadi pada Kamis pukul 17.45 menimpa sebuah rumah milik Kasminah. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Tanah longsor juga terjadi di Jalan Segaran, Kelurahan Tambakaji, Ngaliyan pada Kamis pukul 18.00 menimpa rumah Kitriana warga setempat. Hujan deras mengakibatkan longsor yang menyebabkan tembok kamarnya jebol. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa.

BPBD masih menghitung kerugian yang dialami dua warga tersebut.

"Kami lakukan assessmen dan foto di lapangan. Kami segera buat laporan disampaikan untuk kepada Pak Wali agar ditindaklanjuti bantuan sosial," tambahnya. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved