UIN Walisongo Semarang
Cegah Tanah Longsor, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Bantu Penanaman Pohon di Desa Wirogomo
Mahasiswa KKN RDR ke 77 kelompok 120 ikut serta penanaman bibit pohon sengon, alpukat, nangka, dan durian di Desa Wirogomo.
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN – Dalam rangka mencegah tanah longsor. Mahasiswa KKN RDR ke 77 kelompok 120 ikut serta penanaman bibit pohon sengon, alpukat, nangka, dan durian di Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.
Acara ini dilaksanakan pada Kamis (4/11/2021). walisongo.ac.id
Acara tersebut diikuti oleh Kepala Desa Wirogomo Suwignyo, Perangkat Desa, dan mahasiswa KKN RDR ke-77 kelompok 120 UIN Walisongo Semarang yang terdiri dari 15 orang.
Suwignyo saat apel pagi menyampaikan, kegiatan ini dibantu oleh BPBD Kota Semarang yang telah menyumbangkan 1.340 bibit tanaman.
Nantinya akan dibagikan ke setiap RT sejumlah 67 bibit tanaman.
“Mengingat cuaca akhir-akhir ini sudah mulai hujan angin, serta gempa yang berturut-turut di Ambarawa-Salatiga. Selain itu Desa Wirogomo juga terletak di daratan tinggi yang rawan akan longsor. Maka marilah kita menanam bibit pohon," tuturnya.
Dia juga berharap dengan kegiatan semacam ini mampu mencegah terjadinya longsor yang ada di desa.
Selain itu penanaman tersebut juga bertujuan sebagai bentuk rasa cinta lingkungan.
Azi Zatul Hikmah salah satu peserta KKN mengatakan adanya kegiatan ini mampu menyadarkan masyarakat untuk menjaga dan merawat alam.
Menanam pohon juga akan meningkatkan kadar oksigen yang ada di bumi.
“Menanam satu pohon dapat memberikan satu kehidupan di masa depan. Karena hal itu sama saja seperti kita menabung oksigen bagi anak cucu kita kelak. Alam terjaga, manusia akan bahagia," tandas Rahmat Ade Putra, koordinator kelompok 120. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/penanaman-bibit-pohon-sengon-alpukat-nangka-dan-durian-di-desa-wirogomo.jpg)