Breaking News:

Berita Kendal

Dikirim ke Jepang, Ekspor Teri Nasi Asal Kendal Capai 100 Ton Sebulan

Pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir 2 tahun, tak meruntuhkan usaha perajin ikan Teri Nasi di sentra pengolahan ikan asin di Kendal.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Pekerja sedang menjemur ikan teri untuk dijadikan teri nasi di Desa Korowelang Kulon, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, Minggu (7/11/2021). 

Seperti Kabupaten Rembang, Demak, Jepara, dan beberapa daerah penghasil tangkapan ikan.

"Alhamdulillah ya (pandemi,red) enggak berdampak banget, enggak lebih 10%. Yang penting kerja saja terus, rejeki sudah ada yang mengatur," terangnya, Minggu (7/11/2021).

Teri nasi kerjainan Mad Salim diproses langsung di tempat pengasinan ikan Desa Korowelang Kulon.

Pengolahannya ditempatkan di sebuah gubuk cukup luas. Sedangkan ikan dijemur di pinggiran Sungai Bodri.

Mad Salim selalu mengutamakan kerja cepat dan terukur untuk menjaga kualitas bahan baku ikan.

Ia mengandalkan 100 karyawannya untuk mengolah ikan teri menjadi teri nasi dengan bahan baku yang fresh atau segar. 

Ikan yang sudah melewati proses perebusan dan penjemuran bakal disortir berdasarkan kualitas, bentuk dan jenisnya.

Teri nasi siap jual bakal dikemas dan dikirim ke sebuah PT di Sumenep, Jawa Timur untuk diekspor. 

Sebagian teri nasi olahannya mempunyai mangsa pasar lokal di beberapa kota besar, seperti Jakarta. 

"Kalau saya yang penting produk kami sehat untuk dikonsumsi. Ada yang dikirim lokalan saja, ada juga yang ekspor ke Jepang, baru satu negara saja sih," ujar dia. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved