Breaking News:

Berita Kudus

Ketua IDI Kudus: Jangan Takut Divaksin AstraZeneca

IDI Kudus, dr Ahmad Syaifuddin, mengimbau warga Kudus agar tidak takut divaksin.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: sujarwo
Humas Polres Pati
Ilustrasi. Ratusan warga Desa Wonosekar, Kecamatan Gembong berusia 18 tahun ke atas mengikuti program suntik vaksin Covid-19 jenis Astra Zeneca, Rabu (18/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus, dr Ahmad Syaifuddin, mengimbau warga Kudus agar tidak takut divaksin. Sebab, vaksin yang disuntikkan kepada warga itu dinilai aman termasuk AstraZeneca.

Menurut dia, sampai saat ini masih terdapat warga yang takut divaksin. Utamanya vaksin AstraZeneca. Pasalnya, warga yang takut tersebut beranggapan kejadian ikutan pascaimunisasi atau KIPI setelah disuntik AstraZeneca lebih berat dibanding vaksin jenis lain.

"Banyak yang beranggapan begitu, padahal semua vaksin bisa sebabkan KIPI," kata Syaifuddin.

Dia berkata, jika panas setelah divaksin bisa diberi obat paracetamol. Kemudian rasa nyeri di bekas suntikan itu juga wajar. Artinya, warga tidak perlu khawatir berlebihan.

Risiko KIPI ringan misalnya panas dan pegal-pegal setelah divaksin bisa diperiksakan ke Puskesmas. Sementara untuk KIPI berat misalnya kejang-kejang atau sampai tidak sadarkan diri bisa dibawa ke rumah sakit.

Sementara, kata dia, informasi yang dia dapat sampai saat ini belum ada KIPI berat di Kudus setelah disuntik AstraZeneca.

Untuk vaksinasi yang menyasar lansia, lanjut dia, sampai saat ini baru sekitar 34 persen dari total target sebanyak 71 ribu lansia.

Menurutnya, capaian vaksinasi lansia di Kudus di antara penyebabnya lantaran para lansia enggan divaksin karena merasa sehat. Selanjutnya, para lansia tidak ada kepentingan untuk bepergian jauh.

Mengenai hal itu, katanya, dia berharap para lansia diberi semangat untuk ikut vaksinasi. Terutama dorongan semangat itu jika datang dari anggota keluarganya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved