Breaking News:

Berita Pekalongan

Relawan SAR Pekalongan Latihan Bersama Perihal Evakuasi Pertolongan di Ketinggian

SAR yang berlokasi di Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Batang mengikuti pelatihan bersama.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: moh anhar
Dokumentasi Humas SAR Bumi Santri
Potensi SAR saat mengikuti pelatihan medical first responder dan evakuasi korban di ketinggian di Basarnas Jateng. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sebanyak 47 peserta dari 19 organisasi potesi SAR yang berlokasi di Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Batang mengikuti pelatihan medical first responder dan evakuasi korban di ketinggian di Basarnas Jateng.

Ketua SAR Bumi Santri M Rofiansa Sulthon mengatakan, tujuan latihan ini yaitu untuk meningkatkan kapasitas kemampuan bagi relawan SAR.

"Oleh karena itu, SAR Bumi Santri bekerjasama dengan Basarnas Semarang menggelar latihan ini." 

Baca juga: Kecelakaan Maut Mobil Damkar Pati Keliling Desa Panasi Mesin Tabrak Warga Lansia

Baca juga: Tahan Dampak Pandemi, Aset Keuangan Syariah Capai Rp 1.901 Triliun

Baca juga: Kekhawatiran Penjaga Makam Islam Malaka, Kuburan Vanessa Angel dan Febri Andriansyah Bisa Ambles

"Harapannya dengan kegiatan pelatihan ini, dapat meningkatkan sinergitas antar potensi SAR yang teratur dan terukur serta berkompeten di Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya," kata Ketua SAR Bumi Santri M Rofiansa Sulthon saat dihubungi Tribunjateng.com, Minggu (7/10/2021).

Materi yang berikan ke peserta berupa medical first respon, safety di ketinggian, tali simpul, ascending, descending, lowering, dan belaying.

Sulthon mengungkapkan, output dari pelatihan tersebut peserta bisa mempunyai bekal ilmu saat melakukan upaya penyelamatan di ketinggian.

"Harapannya ketika terjadi musibah di sekitar mereka dapat beraksi dan menganalisa di lapangan," ungkapnya.

Yuda peserta pelatihan dari Damkar Kota Pekalongan saat dihubungi Tribunjateng.com mengatakan bahwa latihan evakuasi itu baru pertama kali dilakukan.

"Pelatihan ini diikuti untuk mempersiapkan diri dari risiko yang terjadi."

Baca juga: Gratiskan Sharing Komunikasi, Dr Aqua Bagikan Hadiah Total Puluhan Juta Rupiah

Baca juga: Kekhawatiran Penjaga Makam Islam Malaka, Kuburan Vanessa Angel dan Febri Andriansyah Bisa Ambles

"Harapannya dari pelatihan ini untuk meningkatkan skill saat mengevakuasi korban dari ketinggian," katanya.

Yuda menambahkan, mengingat kemampuan tersebut pastinya akan bermanfaat, Ia berharap kemampuan di ketinggian ini paling tidak bisa memberi bekal agar tetap safety saat bertugas. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved