Breaking News:

Berita Karanganyar

Sandika Sempat Pegang Ranting Sebelum Akhirnya Terseret Arus Sungai Gembong Karanganyar

Sandika (17) sempat meraih dan pegangan ranting di bantaran sungai sebelum akhirnya hanyut terseret derasnya aliran Sungai Gembong

Penulis: Agus Iswadi | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG/AGUS ISWADI
Potensi SAR melakukan koordinasi sebelum dilakukannya pemantauan terhadap remaja yang hanyut di Sungai Gembong Bonosari Kelurahan Bolong Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Minggu (7/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sandika (17) sempat meraih dan pegangan ranting di bantaran sungai sebelum akhirnya hanyut terseret derasnya aliran Sungai Gembong di Bonosari Kelurahan Bolong Kecamatan Kabupaten Karanganyar, Minggu (7/11/2021) pukul 13.30.

Sejak dikabarkan hanyut, remaja asal Dukuh Bulak Desa Dukuh Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo belum ditemukan hingga pukul 17.30.

Semula Sandika diketahui tengah memancing bersama lima orang temannya, Alsa (16), Aril (16), Mamad (16), Vio (17) dan Hamid (18).

TRC BPBD Karanganyar, Endhar menyampaikan, posko induk mendapatkan laporan adanya seorang anak yang hanyut di sungai sekira pukul 14.00.

"Ada enam orang, mancing. Lima selamat, satu orang terbawa arus, sempat menarik ranting tapi tidak kuat karena arus deras," katanya kepada Tribunjateng.com.

Hujan yang mengguyur wilayah timur atau hulu seperti Tawangmangu dan Matesih sejak siang tadi membuat air sungai di hilir meluap. Para remaja itu tidak mengetahui apabila wilayah hulu diguyur hujan deras.

Potensi SAR telah melakukan pemantauan dari titik awal korban hanyut hingga wilayah Kayuapak Polokarto Sukoharjo mengingat kondisi saat itu hujan deras.

"Hari ini ditutup dilanjutkan pemantauan di tempuran Trani dan Jembatan Pelangi," ucapnya.

Koordinator Ops SAR Karanganyar, Febrian Kurnia P mengatakan, penyisiran akan dilakukan pada Senin (8/11/2021) pukul 06.39. Radius penyisiran akan diperluas secara bertahap.

Personel akan terjun langsung ke sungai untuk melakukan penyisiran.

"Kita sisir sungai sejauh 5 Km, dari titik awal sampai Kayuapak Polokarto Sukoharjo. Kontur sungai kebanyakan berbatu. Ada titik yang kita curigai karena airnya tenang. Kita akan mencoba melakukan penyelaman," jelasnya.

Dari pantauan di rumah Samto di Bonosari RT 1 RW 7 yang menjadi pos induk, sejumlah potensi SAR masih melakukan koordinasi guna berupaya menemukan keberadaan remaja yang hanyut tersebut. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved