Breaking News:

Tembus 12 Juta, BI Terus Perluas Merchant Pengguna QRIS

BI terus berupaya memperluas akseptasi pembayaran digital melalui fasilitasi penggunaan QRIS di pasar-pasar dan pusat perbelanjaan.

Editor: Vito
Tribun Jateng/ Dina Indriani
ilustrasi - Pedagang Pasar Batang menunjukkan barcode pembayaran QRIS 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) terus berupaya memperluas akseptasi pembayaran digital melalui fasilitasi penggunaan QR Code Indonesian Standard (QRIS) di pasar-pasar dan pusat perbelanjaan.

Komitmen tersebut antara lain diwujudkan dengan berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan melalui Program Pasar dan Pusat Perbelanjaan SIAP (Sehat, Inovatif, dan Aman Pakai) QRIS.

Beberapa hari lalu, BI dan Kemendag meluncurkan program tersebut di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Peluncuran itu menandai dimulainya uji coba (piloting) pasar dan pusat perbelanjaan SIAP QRIS di 51 pasar rakyat dan 45 pusat perbelanjaan di 34 provinsi seluruh Indonesia.

Deputi Gubernur BI, Sugeng mengatakan, hal itu dilakukan guna memperkuat pencapaian QRIS yang telah menembus angka 12 juta merchant per 1 November 2021 lalu.

"Program ini diharapkan dapat direplikasi di seluruh pasar rakyat dan pusat perbelanjaan. Melalui sinergi yang terjalin baik antara BI bersama Kementerian Perdagangan, Kemenkomarves, serta otoritas dan pihak terkait lain, BI optimistis program perluasan QRIS di pasar-pasar dapat terus berlanjut," ucapnya, dalam keterangannya, Minggu (7/11).

Peningkatan kegiatan transaksi di pusat perbelanjaan pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas sektor riil, seperti petani, produsen, maupun pedagang, yang akan membuat mulai pulihnya daya beli masyarakat, sehingga mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga menuturkan, pandemi covid-19 telah mendorong kemudahan bertransaksi secara digital. Program SIAP QRIS itu bertujuan untuk mendisplinkan protokol kesehatan, efisiensi, praktis, dan higienis tanpa tatap muka.

Menurut dia, kegiatan peluncuran itu menjadi momentum untuk mempersiapkan pasar dan pusat perbelanjaan dalam memasuki era kenormalan baru.

"Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bertransaksi secara digital tanpa melalui sentuhan, QRIS memberikan banyak keuntungan bagi para pedagang dan kalangan UMKM," ujarnya. (Tribunnews)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved