Breaking News:

Berita Bisnis

Shofiyatun Pilih Berhenti Kerja dan Jalankan Wirausaha, Kini Jadi Pengusaha Snack

Pelatihan berjenjang yang digelar oleh Balatkop Jateng-Dinas Koperasi UKM Provinsi Jateng serta sejumlah mentor kini UMKM telah merasakan manfaatnya.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/IDAYATUL ROHMAH
Pelaku UMKM asal Kalitengah, Mranggen, Demak, Shofiyatun (39) menunjukkan produk usahanya, Hafi Snack.  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pelatihan berjenjang yang digelar oleh Balatkop Provinsi Jawa Tengah dengan Dinas Koperasi UKM Provinsi Jateng serta sejumlah mentor kini telah dirasakan manfaatnya oleh pelaku UMKM.

Satu di antaranya dirasakan oleh pelaku UMKM asal Kalitengah, Mranggen, Demak, Shofiyatun (39).

Dirinya kemudian berbisnis snack dan makanan ringan setelah berhenti dari tempat kerjanya tahun 2019.

Ia mulai mengikuti pelatihan tataboga di sebuah LPK. 

Baca juga: Vaksinasi 7 Daerah Ini di Bawah 50 Persen, Ganjar Pranowo Beri Waktu Seminggu untuk Percepatan

Baca juga: Jadi Agenda Rutin, Rombongan Pemkab Silaturahim ke mantan Bupati Karanganyar, Rina Iriani

Baca juga: Berhasil Budidayakan Alpukat Kendil, Kebun Semampir Batang Siap Rintis Agrowisata

Dirinya juga mengikuti pelatihan yang diadakan oleh dinas di Kabupaten Demak.

Hingga akhirnya ia bisa lolos dan bisa mengikuti pelatihan yang adakan oleh Balatkop yang tidak pernah ia sangka sebelumnya. 

Pemilik usaha Hafi Snack ini terpilih dari 2.264 pendaftar.

Ia merasakan banyak manfaat dari pelatihan dimentori langsung Bio Hadikesuma Management Training & Consulting (BHMTC), konsultan yang pernah mengawangi lahirnya beberapa inkubasi di Indonesia.

Seperti menemukan arah dan model bisnis, target pasar, pengenalan pola pengelolaan uang, menemukan uang usaha yang hilang, pencatatan, menentukan modal awal bahkan yang banyak UMKM tidak pernah tahu selama ini seperti menentukan berapa target minimal penjualan dan masih banyak lagi yang diajarkan.

"Sangat banyak manfaatnya, karena di pelatihan diajarkan berbisnis dengan menajemen yang benar. Dipandu oleh mentor Mas Bio Hadikesuma. Sehingga bisa membantu perkembangan usaha saya" ucapnya pada Sabtu (6/11/2021). 

Bagi Shofiyatun, pelatihan ini sangat membantu usahanya yang bergerak di bidang makanan ringan dan snack.

Dari pelatihan ini ia pun bisa terus menjalankan usahanya, khususnya untuk melewati krisis pandemi beberapa waktu lalu.

Baca juga: Berhasil Budidayakan Alpukat Kendil, Kebun Semampir Batang Siap Rintis Agrowisata

Baca juga: Chord Gitar Di Sana Menanti Di Sini Menunggu Ukays

Ia pun berharap pada pemerintah untuk bisa mempersiapkan UKM lainnya dan memfasilitasi kegiatan pelatihan di kabupaten kota khususnya untuk menunjang agar UKM yang masuk dalam pelatihan di Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah dan Balatkop lebih matang lagi.

"Pemerintah sudah menfasilitasi UMKM dengan baik. Saya berharap pelatihan berkualitas seperti ini juga ditemukan di level kabupaten kota Supaya UMKM yang dihasilkan juga semakin berkualitas. Seperti kata Mas Bio, UKM berjaya, berbangsa, berdaulat," tukasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved