Berita Video
Video Harga Minyak Goreng Curah Naik Drastis
Belakangan ini harga minyak goreng baik yang curah maupun kemasan (bermerk) di beberapa daerah mengalami peningkatan yang cukup drastis
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Berikut ini video Harga Minyak Goreng Curah Naik Drastis
Belakangan ini harga minyak goreng baik yang curah maupun kemasan (bermerk) di beberapa daerah mengalami peningkatan yang cukup drastis tak terkecuali di Kabupaten Tegal.
Minyak goreng curah yang biasanya dijual harga Rp 12 ribu per kilogram, saat ini harga mencapai Rp 18 ribu per kilogram bahkan jika dijual eceran harga Rp 19 ribu per kilogram.
Sedangkan untuk minyak goreng kemasan juga mengalami kenaikan, dari harga per dus isi 12 liter atau 12 pcs minyak goreng biasanya Rp 154 ribu saat ini Rp 200 ribuan.
Imbasnya, para konsumen beralih dari minyak goreng curah menjadi minyak goreng kemasan.
Ditemui saat sedang belanja minyak goreng di agen langganan, pemiliki toko kelontong di Desa Dukuhjati Kidul Pangkah, Soleh, bercerita bahwa kenaikan harga minyak goreng di tempatnya sudah terjadi sejak dua atau tiga bulan terakhir.
Bahkan Soleh menyebut, selama ia berjualan minyak goreng eceran sejak tahun 2006, kenaikan harga saat ini adalah yang paling parah atau tertinggi.
"Kalau saya imbas nya ya paling konsumen yang biasanya membeli minyak goreng curah sekarang beralih ke minyak goreng kemasan. Dari segi harga kemasan saat ini lebih murah yaitu Rp 16.800 dan eceran Rp 17.500 per liter, sedangkan yang curah Rp 19 ribu per kilogram," papar Soleh, pada Tribunjateng.com, Senin (8/11/2021).
Meskipun harga sedang mengalami kenaikan cukup drastis, Soleh mengaku tetap menjual atau menyetok minyak goreng baik yang curah maupun kemasan.
Soleh pun berharap harga minyak goreng bisa kembali normal atau standar, sehingga daya beli masyarakat bisa kembali seperti semula.
"Biasanya saya bisa menjual sampai 200 kilogram minyak goreng curah per minggu. Sedangkan yang kemasan paling sekitar 10 dus per minggu. Tapi sebetulnya jika membahas kenaikan harga, produk lain juga mengalami kenaikan, jadi tidak hanya minyak goreng saja," ujarnya.
Terpisah, pedagang sembako dan sayuran di Pasar Trayeman Slawi, Mala menuturkan, minyak goreng di lapak jualannya mengalami kenaikan harga sejak seminggu terakhir.
Minyak goreng kemasan dari beberapa merek mengalami kenaikan harga, ada yang dari Rp 16 ribu sekarang jadi Rp 17.500, ada yang tadinya Rp 17 ribu sekarang jadi Rp 18 ribu per liter, dan lain-lain.
"Iya harga minyak goreng mengalami kenaikan, kalau di saya sudah sekitar semingguan ini. Saya kebetulan menjual yang minyak goreng kemasan dari beberapa merek, tapi rata-rata kenaikan kisaran Rp 1.000 - Rp. 1.500 per liter," imbuh Mala. (dta)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :