Breaking News:

BI Dorong UMKM Pakai Aplikasi untuk Pencatatan Keuangan

akuntabilitas pencatatan keuangan memudahkan pelaku UMKM dalam mendapatkan pendanaan dari perbankan.

Editor: Vito
BI Dorong UMKM Pakai Aplikasi untuk Pencatatan Keuangan
ISTIMEWA/DOK TRIBUNNEWS
ilustrasi - Bank Indonesia

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Permodalan menjadi aspek penting bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan skala bisnisnya.

Kendati demikian, pelaku UMKM kerap terganjal mendapatkan pendanaan, lantaran dianggap belum layak memiliki akses perbankan.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti mengatakan, akuntabilitas pencatatan keuangan memudahkan pelaku UMKM dalam mendapatkan pendanaan dari perbankan.

Ia pun mendorong pelaku UMKM memanfaatkan layanan digital dalam aktivitas pencatatan keuangan.

"Saran dari Bank Indonesia bahwa penyedia platform aplikasi atau pembukuan untuk UMKM harus memilih mitra kolaboratif yang kuat untuk peningkatan layanan," katanya, dalam keterangannya, Rabu (10/11).

"Ada banyak aplikasi seperti Bukukas. Tidak hanya itu, silakan memilih (aplikasi lain-Red), agar UMKM di Indonesia terus berkembang seiring perkembangan era digital," sambungnya.

Data Kementerian Koperasi dan UKM merekam sebanyak 23 juta pelaku UMKM di Indonesia tidak mendapat akses pendanaan dari perbankan.

Adapun jumlah pelaku UMKM yang telah mendapat pendanaan dari bank baru mencapai 41 juta pelaku UMKM.

Juru bicara BukuKas, Tri Sukma Anreianno mengatakan, pencatatan keuangan menjadi penting bagi UMKM dapat mengetahui kinerja usaha harian, dan dapat mengambil keputusan yang terbaik demi kemajuan usahanya.

Menurut dia, pihaknya mencoba memfasilitasi layanan tersebut melalui aplikasi yang dapat diunduh oleh pelaku UMKM secara cuma-cuma.

"Keunggulan BukuKas memiliki sistem pencatatan yang mudah dan sederhana, akurat, serta menyesuaikan dengan alur kerja pelaku usaha dengan mengadopsi teknologi terkini, sehingga UMKM dapat mudah beradaptasi dalam menggunakan teknologi ini," tuturnya.

Selain itu, Sukma menuturkan, BukuKas pada tahun ini telah memperoleh pendanaan seri B, yang akan dioptimalkan untuk memperluas jangkauan layanan yang ditawarkan pada pelaku usaha UMKM, serta membangun solusi keuangan yang lengkap untuk usaha kecil sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia.

"BukuKas memiliki visi untuk menjadi platform pencatatan keuangan digital pilihan para UMKM di Indonesia, membantu jutaan pelaku UMKM mendigitalisasi operasi finansial dan bisnis mereka menjadi lebih sukses dan tumbuh," ucapnya. (Kompas.com/Rully R Ramli)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved