Breaking News:

Berita Pekalongan

Pedagang Ikan Hias Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Siwalan Pekalongan

Korban ditemukan meninggal dunia dalam keadaan terapung di permukaan air, dengan memakai kaos lengan pendek warna biru dan memakai celana jeans panjan

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban yang menceburkan diri ke sungai dari Jembatan Glotak yang berada di Desa Depok, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Mohammad Isro'i (30) pedagang ikan hias yang menjeburkan diri ke Jembatan Glotak yang berada di Desa Depok, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah berhasil ditemukan tim gabungan sejauh 200 meter dari lokasi kejadian.

Korban ditemukan meninggal dunia dalam keadaan terapung di permukaan air, dengan memakai kaos lengan pendek warna biru dan memakai celana jeans panjang warna hitam.

Kapolsek Sragi Iptu Iman Santoso saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (9/11/2021) membenarkan penemuan mayat tersebut.

"Korban ditemukan oleh pemancing, sekira pukul 13.00 WIB. Kemudian, korban langsung dievakuasi oleh petugas tim SAR, selanjutnya jenazah di bawa ke RSUD Kraton Pekalongan untuk dilakukan visum," kata Kapolsek Sragi Iptu Iman Santoso.

Kemudian, hasil pemeriksaan oleh petugas medis, tim Inafis Polres Pekalongan, dan keterangan keluarga membenarkan bahwa korban tersebut bernama Mohammad Isro'i.

Lalu, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang mengkibatkan korban meninggal dunia.

"Pada tubuh korban sudah mulai terjadi proses pembusukan. Dari hasil pemeriksaan keluarga korban menerima kejadian tersebut dan menerima bahwa itu musibah," imbuhnya.

Iptu Iman Santoso mengungkapkan, berdasarkan keterangan dari keluarga, bahwa korban sudah meninggalkan rumah pada hari Sabtu (6/11/2021) sekira pukul 23.30 WIB.

Keterangan keluarga, korban menceburkan diri ke sungai karena mendapatkan bisikan gaib.

"Memang dari keterangan keluarga, korban ini depresi karena mempelajari ilmu kebatinan tanpa ada gurunya," ungkapnya.

Pihaknya menambahkan, korban sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan ke TPU desa setempat.

DISCLAIMER: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri. (*)

(Dro)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved