Breaking News:

Berita Banyumas

Siswa SMK di Banyumas Gelar Festival Kreasi Mendoan

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebelumnya telah menetapkan mendoan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb)

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Siswa siswi di SMK Swagaya 2 Purwokerto saat membuat kreasi mendoan dalam rangka hari pahlawan dan ungkapan rasa syukur mendoan menjadi warisan budaya tak benda, Rabu (10/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Sebagai ungkapan rasa syukur karena mendoan dijadikan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTb), puluhan siswa di Banyumas menggelar festival kreasi mendoan. 

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebelumnya telah menetapkan mendoan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb).

Siswa-siswa dari SMK Swagaya 2 Purwokerto begitu antusias membuat kreasi olahan mendoan. 

Mendoan dikreasikan oleh para siswa dengan berbagai cara, ada yang menambahkan bumbu tertentu sampai kreasi dalam penyajian sambalnya. 

Salah seorang siswi jurusan Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP), Ade Saputri (17) mengatakan sudah biasa membuat mendoan di rumah. 

Hal itu karena orangtuanya juga merupakan pedagang mendoan. 

"Saya buat ada 36 mendoan, bumbunya sama pada umumnya mendoan tapi kita tambahkan kunyit sehingga tampilannya menjadi kuning dan cita rasanya sedikit berbeda dan lebih gurih," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (10/11/2021). 

Untuk racikan bumbunya sendiri dia mengaku berdiskusi dengan teman-teman sekelasnya. 

Kepala Sekolah, Veronika mengatakan kegiatan ini juga dalam rangka menyambut hari Pahlawan. 

Selain mengadakan festival mendoan, para siswa juga mengikuti lomba melukis pahlawan. 

"Yang dinilai adalah cara penyajian, kebersihan, dan cita rasanya. 

Kreasi mendoan ini adalah supaya lebih menggugah rasa, bahwa mendoan sebagai warisan budaya tak benda, sekaligus melestarikan makanan ini," terangnya. 

Olahan makanan berbahan dasar tempe ini sangat populer karena banyak kalangan yang menggemarinya. 

Mendoan biasanya disajikan sebagai pelengkap nasi, pecel, atau sekedar camilan. (Tribunbanyumas/jti). 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved