Breaking News:

Berita Karanganyar

Tanah Longsor di Karanganyar, 10 Orang Masih Mengungsi, Khawatir Hujan Deras Turun Lagi

Sebanyak 10 jiwa di Kecamatan Ngargoyoso dan Jatiyoso Kabupaten Karanganyar masih mengungsi sementara karena rumahnya terdampak tanah longsor.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Warga membersihkan material longsor yang menutup jalan kampung akibat tebing yang yang longsor di Puton Desa Kemuning Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar pada Senin (8/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sebanyak 10 jiwa di Kecamatan Ngargoyoso dan Jatiyoso Kabupaten Karanganyar masih mengungsi sementara karena rumahnya terdampak tanah longsor yang terjadi pada dua hari lalu. 

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak dua KK atas nama Sugiman dan Pawiro Dikromo terdiri dari 6 jiwa di wilayah Puton Desa Kemuning Kecamatan Ngargoyoso saat ini masih mengungsi sementara di kediaman RW setempat.

Baca juga: Pria Jatuh dari Lantai 6 Hotel Berbintang di Semarang, Ternyata Didorong Teman, Kaca Jendela Pecah

Baca juga: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Ikut Upacara Hari Pahlawan di Blora, Ternyata Ia Punya Alasan Sendiri

Baca juga: Mbah Djumani, Sosok Pejuang Usia 95 Tahundi Demak, Ceritakan Sepenggal Kisahnya saat Lawan Penjajah

Sedangkan 1 KK atas nama Supri terdiri dari 4 jiwa di Dusun Beruk Kulon Desa Beruk Kecamatan Jatiyoso masih mengungsi sementara di rumah saudara yang berada di samping rumah terdampak longsor. 

Kalakhar BPBD Karanganyar, Bagoes Darmadi menyampaikan, BPBD telah mengecek lokasi rumah warga yang terdampak longsor tersebut.

Selain itu anggota juga telah mengirim logistik kepada korban terdampak tanah longsor. 

"Yang di Puton belum, kan rumahnya masih dibersihkan karena ada material longsor yang menutup teras. Kalau jalan kampung sudah bersih dari material longsor," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (10/11/2021). 

Dia menuturkan, sebenarnya secara kerusakan akibat tanah longsor di Puton Desa Kemuning terbilang sedang karena material longsor hanya mengenai teras rumah.

Akan tetapi dalam rangka antisipasi potensi longsor susulan karena musim penghujan, sejumlah 2 KK tersebut hingga saat ini masih mengungsi sementara. 

Sedangkan 1 KK terdiri dari 4 jiwa di Dusun Beruk Kulon Desa Beruk saat ini juga masih mengungsi di rumah saudaranya yang kebetulan berada di samping rumah yang terdampak. 

Baca juga: Komunitas Pengacara Ferari Rayakan HUT ke-4 di Bandungan Semarang, Bertekad Semakin Solid

Baca juga: Cek! Enam Wilayah di Semarang Ini Tergenang Akibat Hujan Deras, Jangan Sampai Terjebak

"Masih ikut saudaranya. Tadi saya cek ke sana. Kerusakan terkena talud (pekarangan di atas rumah) yang longsor mengenai tembok rumah bagian ruang tamu, ada keretakan," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved