Berita Kebumen
Cerita Pria Kebumen Terombang-ambing di Samudera Hindia, Bertahan pada Sebilah Bambu
Sebuah video pria terapung di Samudera Hindia viral di media sosial. Dalam video itu, tampak sebuah kapal yang terisi beberapa penumpang mendekati be
Penulis: khoirul muzaki | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Sebuah video pria terapung di Samudera Hindia viral di media sosial.
Dalam video itu, tampak sebuah kapal yang terisi beberapa penumpang mendekati benda mengapung di tengah lautan.
Semakin mendekat, semakin terlihat benda itu ternyata sesosok manusia.
Sesosok pria nyaris telanjang terombang-ambing oleh ombak samudera.
Ia mencoba bertahan dan berenang dengan berpegangan pada sebilah bambu.
Berbekal batang bambu yang tak diketahui asal usulnya, pria itu bertahan di tengah ganasnya samudera.
Hingga sebuah kapal mendekatinya, salah satu kru kapal melempar pelampung ke arah pria itu. Ia berhasil meraihnya.
Dengan berpegangan pelampung, pria itu berenang mendekati perahu hingga berhasil dievakuasi.
Wajahnya sudah tampak pucat.
Tangannya terlihat putih pucat karena terlalu lama terendam.
Tubuhnya tampak lemas saat berusaha menggapai kapal yang hendak menyelamatkannya.
Sekretaris Desa Ayam Putih Kecamatan Buluspesantren, Kebumen Dwi Partono membenarkan kejadian itu.
Ia mengatakan, pria yang mengapung di lautan itu adalah Tega, warga Desa Ayam Putih.
"Benar, namanya pak Suryat alias pak Tega, " katanya, Rabu (10/11/2021).
Ia pun memastikan Tega sudah dievakuasi ke darat dan kembali ke keluarganya di Desa Ayam Putih.
Usai terombang-ambing lama di tengah laut, kapal yang membawa Tega mendarat di Kabupaten Cilacap.
Keluarganya kemudian menjemput pria itu untuk kembali ke Desa Ayam Putih Kebumen.
Ia mengatakan, usai ditemukan Jumat (5/11/2021) lalu, Tega saat ini sudah beraktifitas seperti biasanya.
Tega ternyata adalah pemilik salah satu warung di Pantai Happy Ayam Putih.
Warung itu menyediakan makanan untuk wisatawan atau pengunjung di pantai tersebut.
"Pak Tega punya warung di pinggir pantai," katanya.
Dwi mengklarifikasi informasi di medsos atau Tik Tok yang menyebut Tega terapung di laut selama 7 hari.
Yang benar, menurut dia, Tega terapung di lautan kurang lebih dua hari dua malam.
Tepatnya, sejak Rabu sore (3/11/2021), dan ditemukan Jumat siang (5/11/2021) kemudian.
Tega diduga terseret arus saat menyeberangi muara pantai saat debit air meningkat.
Selama itu, Tega bertahan tanpa makanan dan hanya mengandalkan minum air laut.
Padahal di waktu yang sama, cuaca di wilayah itu sedang tak bersahabat dengan curah hujan tinggi disertai petir. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/evakuasi-pria-terombang-ambing-di-lautan-samudera-hindia.jpg)