Breaking News:

Berita Bisnis

Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang Bersama Bank Jateng Hadirkan Pasar Daring Dasaran67

Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang menghadirkan pasar daring untuk para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan koperasi di Kota Semarang.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/IDAYATUL ROHMAH
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang, Bambang Suranggono (kiri) dan tim pemasar Bank Jateng (kanan) tampak menunjukkan platform digital dasaran67 di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang, kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang menghadirkan pasar daring untuk para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan koperasi di Kota Semarang.

Pasar berbasis platform digital ini, yakni "Dasaran67", yang merupakan fasilitasi dari Bank Jateng.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang, Bambang Suranggono menuturkan, dihadirkannya dasaran67 untuk menjawab kebutuhan para pelaku UMKM di tengah transformasi digital seperti sekarang ini.

Baca juga: Jamat Lari Kencang Lihat Air Selokan Luber ke Jalan: Ada mayat!

Baca juga: Sekolah Perempuan di Lokalisasi Penundan Batang, Tekankan Pentingnya Edukasi Bahaya HIV/AIDS

Terlebih di tengah pandemi Covid-19, dengan adanya berbagai pembatasan sosial masyarakat.

Menurutnya, Dasaran67 dapat menjadi salah satu solusi untuk memulihkan kembali UMKM di Kota Semarang.

Dalam Forum Gerakan Masyarakat Terintegrasi Koperasi dan Usaha Mikro (Geraikopimi) tercatat telah mencapai total 28.145 anggota pelaku UMKM terhitung sampai akhir Oktober 2021 lalu dan lebih dari 178.000 anggota yang ada di 718 koperasi.

"Dasaran67 ini adalah bagian dari produk akhir dari kegiatan sosialisasi kami kepada para pelaku UMKM dan Koperasi. Bank Jateng memfasilitasi mereka sebagai sebuah wadah Geraikopimi yang sudah saatnya memasuki dunia platform digital. Begitu juga pelaku UMKM yang benar-benar terpuruk karena pandemi, sempat sekitar 1.500 UMKM. Maka strategi pemeriksaan dalam hal ini Dinkop di antaranya setelah adanya kegiatan digitalisasi dan UMKM, kami membuat marketplace sebagai bagian dari pemasaran berbasis digital mereka," jelas Bambang kepada tribunjateng.com, kemarin.

Bambang memaparkan, dasaran67 telah diluncurkan pada 9 September 2021 lalu dengan kuota akun pertama sebanyak 1.000 pelaku UMKM.

Dikatakan, layanan pada platform ini telah dilengkapi dengan sistem pembayaran secara cashless, yaitu menggunakan sistem Transfer ke Rekening Penampungan Bank Jateng.

Adapun terkait layanan pengiriman, Dasaran67 telah terintegrasi dengan PT Pos Indonesia untuk dapat secara langsung menjangkau para konsumen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved