Berita Semarang

Dosen HI Undip Semarang Gelar Pengabdian Masyarakat, Beri Bantuan Biopori di Tambakharjo

Tiga dosen Departemen Hubungan Internasional FISIP Undip menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Tambakharjo, Kecamatan Semarang Barat

Editor: abduh imanulhaq
IST
Dosen Hubungan Internasional FISIP Undip yaitu Tri Cahyo Utomo, Marten Hanura, Mohammad Rosyidin, dan Shary Charlotte Pattipelohy menyerahkan bantuan biopori di Kelurahan Tambakharjo, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tiga dosen Departemen Hubungan Internasional FISIP Universitas Diponegoro (Undip) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Tambakharjo, Kecamatan Semarang Barat, baru-baru ini.

Tim Pengabdian Masyarakat itu terdiri atas Tri Cahyo Utomo, Marten Hanura, Mohammad Rosyidin, dan Shary Charlotte Pattipelohy.

Mereka juga melibatkan pengurus Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional Undip.

Kegiatan dilakukan dengan memberikan bantuan biopori untuk mengurangi dampak banjir dan rob di kawasan tersebut.

Tambakharjo merupakan daerah berpenduduk padat dan rawan terdampak banjir serta rob.

"Bantuan biopori ini kami harapkan bisa mengurangi dampak negatif perubahan iklim di sini sehingga masyarakat bisa beraktivitas lancar," jelas Tri Cahyo.

Dia menyebut pemberian bantuan biopori tersebut merupakan realisasi salah satu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang dicanangkan 193 negara anggota Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada 2015 silam.

Biopori atau juga disebut lubang resapan biopori adalah metode resapan air yang ditujukan mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah.

Peningkatan daya resap air pada tanah dilakukan dengan membuat lubang pada tanah dan menimbunnya dengan sampah organik untuk menghasilkan kompos.

Sampah organik yang ditimbunkan pada lubang ini kemudian dapat menghidupi fauna tanah seperti cacing, semut, rayap serta perakaran tanaman, yang seterusnya mampu menciptakan pori-pori di dalam tanah yang berbentuk liang (terowongan kecil).

"Biopori ini memiliki segudang manfaat secara ekologi dan lingkungan, yaitu memperluas bidang penyerapan air sehingga mengurangi genangan air, sebagai penanganan limbah organik untuk dibuat kompos, dan meningkatkan kesehatan tanah," imbuhnya.

Pengabdian masyarakat HI Undip ini disambut positif warga setempat yang ikut membantu dosen dan mahasiswa menanam biopori. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved