Breaking News:

Berita Solo

Fakultas Hukum UNS Ajukan Penangguhan Penahanan Kasus Kematian Gilang, Ini Jawaban Kapolresta

Polresta Solo menerima surat permohonan penangguhan penahanan 2 tersangka kasus dugaan kekerasan hingga meninggalnya mahasiswa UNS Gilang Endi Saputra

Tribun Jateng/Muhammad Sholekan
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak didampingi Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro (kiri) dan Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho (kanan) saat memberikan keterangan kepada awak media terkait penetapan tersangka kasus kematian Gilang Endi Saputra di Mapolresta Solo, Jumat (5/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Polresta Solo menerima surat permohonan penangguhan penahanan 2 tersangka kasus dugaan kekerasan hingga meninggalnya mahasiswa UNS Gilang Endi Saputra dalam kegiatan Diklatsar Menwa.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade menyampaikan permohonan tersebut diajukan oleh Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Fakultas Hukum UNS pada Senin (8/11/2021) lalu.

Namun, pihaknya belum mengabulkan penangguhan penahanan atas dua tersangka atas inisial FPJ (22) warga Kabupaten Wonogiri dan NFM (22) warga Kabupaten Pati.

"Sementara, permohonan ini belum kita kabulkan karena pertimbangan tim penyidik masih on progress, kegiatan penyidikan dan penyelidikan untuk kasus tersebut masih berjalan," ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (11/11/2021) sore.

Selain itu, lanjut Ade, pihaknya juga masih melakukan penyelidikan maupun penyidikan untuk mendalami dan melengkapi keterlibatan tersangka lain dalam kasus tersebut.

"Intinya, karena pertimbangan proses lidik dan sidik masih belum selesai," ungkapnya.

Dia menyebut, selain permohonan penangguhan penahanan, pihaknya juga menerima pihak penjamin dari kedua tersangka tersebut.

"Penjamin penangguhan tersangka FPJ adalah kakak iparnya. Kemudian penjamin NFM kakak kandungnya," terangnya.

Selain itu, surat pernyataan dari kedua tersangka terkait mereka tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti, tidak melakukan tindak pidana, bersedia wajib lapor, dan tidak mempersulit jalannya penyidikan hingga dakwaan di pengadilan sudah diterima.

Ade menjelaskan, Satreskrim Polresta Solo akan segera menjadwalkan kegiatan pra rekonstruksi maupun rekonstruksi kasus tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved