Berita Semarang

Hendi dan Deddy Corbuzier Ikut Resmikan Pabrik Motor Listrik Volta, Dibandrol Rp 19 Juta Per Unit

PT Volta Indonesia Semesta, meresmikan pabrik kendaraan listrik pertama di Indonesia, Kamis.

Penulis: faisal affan | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/FAIZAL M AFFAN
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Brand Ambassador Volta Deddy Corbuzier saat meresmikan pabrik motor listrik Volta di Kota Semarang, Kamis (11/11/2021). Volta menargetkan dalam satu bulan bisa menjual 5.000 unit motor listrik Volta. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perusahaan patungan antara PT NFC Indonesia Tbk (IDX: NFCX) – MCAS Group dan SiCepat, yang melahirkan PT Volta Indonesia Semesta, meresmikan pabrik kendaraan listrik pertama di Indonesia, Kamis (11/11/2021).

Pabrik yang terletak di Kawasan Industri Candi

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Brand Ambassador Volta Deddy Corbuzier saat meresmikan pabrik motor listrik Volta di Kota Semarang, Kamis (11/11/2021). Volta menargetkan dalam satu bulan bisa menjual 5.000 unit motor listrik Volta.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Brand Ambassador Volta Deddy Corbuzier saat meresmikan pabrik motor listrik Volta di Kota Semarang, Kamis (11/11/2021). Volta menargetkan dalam satu bulan bisa menjual 5.000 unit motor listrik Volta. (TRIBUN JATENG/FAIZAL M AFFAN)

Blok K-18F, Purwoyoso, Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah ini, diresmikan oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi.

Sebagai Brand Ambassador Volta, Deddy Corbuzier, juga hadir untuk mengawali pembukaan pabrik Volta.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengatakan selamat kepada Volta yang sudah memilih Kota Semarang untuk menjadi tujuan investasi kendaraan listrik.

Pihaknya sepenuhnya akan mendukung pengembangan motor listrik tersebut.

"Pemkot Semarang sangat mendukung investasi yang masuk di Kota Semarang. Terutama untuk produk yang ramah lingkungan. Ini bisa jadi salah satu solusi untuk mengurangi efek rumah kaca dan polusi udara di Kota Semarang," tegasnya.

Hendi, sapaan akrabnya, juga berminat untuk meminang kendaraan tersebut apabila spesifikasi dan kualitas yang ditawarkan mumpuni.

Bila dimungkinkan, kendaraan yang diciptakan oleh PT Volta Indonesia Semesta ini bisa juga digunakan sebagai kendaraan dinas.

"Nanti lihat penawarannya bagaimana. Kalau misal kualitasnya bagus kenapa harus beli motor dari luar, kalau yang produksi dalam negeri aja lebih berkualitas," terangnya.

Direktur PT Volta Indonesia Semesta, Willty Awan, mengatakan harga satu unit motor listrik produksinya dibandrol Rp 19 juta (on the road).

Pihaknya pun menargetkan bisa memproduksi 5.000 unit kendaraan dalam kurun waktu satu bulan.

"Pertanyaannya bagaimana kami bisa menjual 5.000 motor listrik ini? Kami kebetulan bekerjasama dengan Sicepat Express. Jadi motor listrik yang kami produksi juga untuk kebutuhan kurir Sicepat Ekspress. Saya kira tahun depan 5.000 itu masih kurang," jelasnya.

Menurut Willty, yang menjadi pembeda antara motor listrik yang dibuat Volta dengan yang lain, yakni satu paket dengan baterai yang terintegrasi. Sehingga, Volta akan menyiapkan titik-titik penggantian baterai yang terjangkau untuk pengguna.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved