Breaking News:

Berita Kudus

Jadi Solusi Penegakan Hukum, Kawasan Industri Hasil Tembakau Kudus Menjadi Impian Daerah Lain  

Pembentukan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) dinilai dapat menjadi solusi dalam penegakan hukum di bidang cukai.

Penulis: raka f pujangga | Editor: moh anhar
Dokumentasi Diskominfo Kudus
Bupati Kudus HM Hartopo dan Wakil Bupati Kediri, Dewi Maria Ulfa berkesempatan saling memberikan cindera mata. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pembentukan. Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) dinilai dapat menjadi solusi dalam penegakan hukum di bidang cukai.

Keberadaan KIHT Kudus pun menjadi magnet bagi daerah lain, khususnya yang memiliki industri rokok.

Dengan harapan bisa menimba ilmu dan belajar tentang KIHT di Kabupaten Kudus. 

Satu di antaranya, Wakil Bupati Kediri, Dewi Maria Ulfa datang untuk belajar KIHT di Kabupaten Kudus. 

Baca juga: Tumbuhkan Patriotisme Generasi Muda, Pemkab Karanganyar Napak Tilas Kenang Perjuangan Joko Songo

Baca juga: Cerita Pemuda Kendal, Adechan Angkat Citra Fashion dan Seni Musik Daerah ke Kancah Internasional

Kehadirannya disambut hangat Bupati Kudus, H.M. Hartopo di Peringgitan Pendopo Kudus, Rabu (3/11/2021) lalu.  

Wakil Bupati Kediri, Dewi Maria Ulfa pun mengutarakan tujuanya untuk lebih mengetahui secara mendalam KIHT Kabupaten Kudus. 

"Maksud kedatangan kami, ingin mengetahui tentang KIHT Kudus. Kami juga ingin menimba ilmu dari Kudus dalam mengelola KIHT," ucap Wakil Bupati Kediri.

Dengan menggali lebih dalam konsep serta managemen KIHT Kabupaten Kudus, Wakil Bupati Kediri berharap ilmu yang didapat nanti bisa diterapkan di Kediri dalam mengaplikasikan perencanaan KIHT seperti yang dimiliki Kabupaten Kudus. 

Hal itu sebagai upaya untuk mencegah peredaran rokok ilegal sehingga perusahaan kecil pun dapat memproduksi rokok yang sudah dilekati pita cukai asli.

"Semoga pengetahuan yang kami dapat nanti dengan belajar KIHT dari Kudus dapat menjadikan bekal kami untuk menerapkan perencanaan KIHT di Kediri," harapnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved