Breaking News:

Berita Kendal

Kabupaten Kendal Bakal Punya Gedung UMKM Center Luas 1 hektare

Gebrakan baru Pemerintah Kabupaten Kendal untuk memajukan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan membangun gedung pusat pelaku usaha pada 2022.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Saiful Masum
Bupati Kendal, Dico M Ganinduto. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Gebrakan baru Pemerintah Kabupaten Kendal untuk memajukan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan membangun gedung pusat pelaku usaha pada 2022 nanti.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, UMKM center ini rencananya akan dibangun menjadi kawasan Integrated UMKM Center Kabupaten Kendal di atas lahan seluas 1 hektare.

Kawasan ini yang nantinya difungsikan untuk menampung para pelaku UMKM Kendal.

Mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga pemasaran produk secara online dan offline. 

"Lokasi yang strategis untuk UMKM center ini akan dicarikan di lahan seluas 1 hektare. Tidak hanya sebagai pusat pemasaran produk saja, juga memfasilitasi proses perizinan, pemasaran sampai pendampingan UMKM," terangnya, Kamis (11/11/2021).

Dico menuturkan, pembangunan UMKM Center akan dianggarkan melalui APBD tahun 2022, dilanjutkan APBD Perubahan.

Dia manarget, Kabupaten Kendal sudah memiliki gedung pusat UMKM terintegrasi pada 2023 mendatang. 

Bertujuan untuk memajukan UMKM Kendal ke kancah nasional dan internasional.

Dengan itu, majunya UMKM bakal menjadi pendongkrak tumbuhnya perekonomian masyarakat Kabupaten Kendal

"Kami akan membangun Integrated UMKM Center yang merupakan satu-satunya di Indonesia. Saat ini sedang digodok dan dicarikan tempat yang strategis untuk UMKM Center ini," ujar Dico.

Dalam pengembangan UMKM Kendal, pemerintah daerah bakal merangkul semua pihak terkait, termasuk Manajemen Paguyuban Pebisnis Online (MPPO) Kendal.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kendal, Cicik Sulastri menambahkan, fasilitasi kepada para pelaku usaha akan terus dilakukan untuk peningkatan kualitas produk.

Termasuk pendampingan dalam hal legalitas produk, hingga pemasarannya ke berbagai provinsi dan negara. 

Beberapa dorongan lain dalam hal pemasaran secara online juga menjadi dokus dinas untuk kemajuan UMKM ke depan.

"Saat ini yang sedang didorong untuk UMKM adalah memfasilitasi pemasaran secara online melalui digitalisasi. Bisa juga melalui digital platform yang sudah bekerjasama dengan Pemerintah Kendal," tuturnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved