Berita Semarang

Melek Keuangan Usai Ikuti Pelatihan Berjenjang, Eko Nunuk Kini Ingin Tambah Tempat Produksi

Pengelolaan keuangan dalam usaha menjadi hal yang tidak mudah bagi sejumlah pelaku UMKM.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: sujarwo
Melek Keuangan Usai Ikuti Pelatihan Berjenjang, Eko Nunuk Kini Ingin Tambah Tempat Produksi
Tribun Jateng/Idayatul Rohmah
Eko Nunuk Suryanti

TRIBUNJATENG.COM - Pengelolaan keuangan dalam usaha menjadi hal yang tidak mudah bagi sejumlah pelaku UMKM, termasuk pemula. 

Hal ini pun dirasakan oleh salah satu pelaku UMKM asal Karanganyar, Jawa Tengah bernama Eko Nunuk Suryanti (40). 

Berawal dari keinginan untuk membantu perekonomian keluarga, Nunuk pun membuka usaha kue dan snack dengan nama Calista Snack.

Namun karena ilmu tentang dunia usaha yang masih minim, Nunuk pun mengalami sejumlah kesalahan dalam mengelola keuangannya. 

Kesalahan dalam mengelola keuangan ini pun mendorongnya untuk mengikuti berbagai pelatihan tentang dunia usaha.

Di antaranya adalah pelatihan berjenjang yang diadakan oleh oleh Balatkop Provinsi Jawa Tengah dengan Dinas Koperasi UKM Provinsi Jateng.

"Minimnya pengetahuan saya tentang llmu manajemen usaha dan keuangan yang membuat saya terdorong untuk mendaftar di pelatihan ini," ucap Eko Nunuk, kemarin.

Dalam pelatihan itu ia dimentori Bio Hadikesuma Management Training & Consulting (BHMTC).

Perempuan yang tinggal di Perum KCVRI Rt 04 Rw 13, Jaten, Karanganyar ini pun mendapat banyak sekali ilmu khususnya tentang pengelolaan uang.

Seperti target pasar, pengenalan pola pengelolaan uang, menghitung uang usaha yang hilang, pencatatan, menentukan modal awal yang kita tidak pernah tahu selama ini dan masih banyak lagi yang diajarkan.

Dirinya juga bisa merubah mindsetnya tentang keuangan usaha yang sempat salah.

"Mindset tentang usaha saya banyak berubah setelah ikut pelatihan ini, pencatatan keuangan juga lebih teratur. Dulu saya berfikir ini usaha saya dan uang yang saya dapat ya punya saya.  Sehingga dalam penggunaanya ya semau saya tanpa ada dana cadangan. Sehingga ketika ada peralatan rusak , pesanan banyak dan butuh tambahan loyang, kita bingung cari modal lagi. Dan di pelatihan ini mulai belajar pencatatan keuangan yang baik, jadi sekarang saya tau kemana saja larinya uang usaha saya, dan saya mulai menggaji diri sendiri," terangnya.

Pelatihan ini juga membuat Nunuk lebih melek keuangan

Kini setelah bisa membenahi keuangan usaha miliknya, Nunuk menargetkan untuk memperluas tempat produksi dan juga pemasaran.

Karena kini pesanannya sudah mengalami peningkatan sedangkan tempat produksi yang ia miliki masih kecil dan kurang mendukung.

"Kesulitan saat ini adalah kecilnya ruang untuk usaha sehingga tidak memungkinkan menambah tenaga kerja lebih banyak, padahal target penjualan dan pasar sudah terbuka, banyak permintaan juga dari pasar," ungkapnya.

Nunuk sendiri berharap jika pelatihan UMKM semacam ini terus diadakan. 

"Harapan saya pelatihan seperti ini akan terus diadakan untuk UMKM, supaya UMKM melek keuangan, karena nadi dari sebuah usaha adalah keuangan. Terimakasih juga kepada Balatkopukm Jateng dan kepada BHMTC terutama Mas Bio buat mentoring dan pendampingannya , banyak ilmu yang saya dapat dan saya terapkan di usaha saya," tukasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved