Breaking News:

Opini

OPINI Thio Hok Lay : Banjir, Musibah atau Undangan

MUSIM penghujan baru saja tiba, dan telah diberitakan lewat televisi bahwa banjir bandang sudah melanda beberapa daerah.

SYIFA NURI KHAIRUNNISA
Ketinggian air sudah mencapai setengah badan mobil kala banjir melanda Perumahan Kartika Baru, Rabu (01/01/2019) 

Thio Hok Lay, S. Si

Guru Biologi di Sekolah Citra Kasih, Jakarta

Kalau pohon terakhir sudah ditebang,

dan ikan terakhir sudah di tangkap,

maka manusia baru akan sadar

bahwa ternyata uang tidak bisa dimakan

– Eric Weiner @ Geography of bliss

MUSIM penghujan baru saja tiba, dan telah diberitakan lewat televisi bahwa banjir bandang sudah melanda beberapa daerah. Hingga saat ini, pemerintah provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, masih mengintensifkan penanganan sisa banjir di 38 RT akibat meluapnya Kali Ciliwung, Pesanggrahan dan Kali Krukut.

Terbaru, diberitakan di Garut, Jawa Barat banjir bandang telah memorak-porandakan jembatan sebagai akses utama masyarakat. Akses transportasi menjadi lumpuh, ratusan warga terisolasi, aktivitas belajar siswa yang baru saja kembali ke sekolah di masa kenormalan baru, terpaksa harus kembali belajar di rumah akibat banjir. Banjir bandang juga menerjang di Lampung Selatan dan merendam banyak rumah warga.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendefinisikan banjir sebagai suatu peristiwa terendam atau tergenanginya area daratan akibat meningkatnya volume permukaan badan air (sungai, laut). Meningkatnya volume permukaan badan air ini, umumnya akibat dari hujan deras, di mana curah air hujan melampaui daya dukung daerah aliran sungai (DAS) sehingga air meluap dan menggenangi daratan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved