Breaking News:

Berita Video

Video Seni Pahat Kudus dalam Bentuk Kontemporer Ikhtiar Bertahan di Tengah Pandemi

Rupanya, tradisi pahat Kudus juga bisa dituangkan dalam bentuk karya kontemporer.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Berikut ini video seni pahat Kudus dalam bentuk kontemporer ikhtiar bertahan di tengah pandemi.

Sejauh ini pahat Kudus lebih dikenal dalam bentuk gebyok maupun komponen peranti pendukung pada rumah joglo.

Rupanya, tradisi pahat yang dimiliki Kudus juga bisa dituangkan dalam bentuk karya kontemporer yang hasilnya begitu estetis.

Afthonul Afif adalah yang menggagas agar seni pahat Kudus bisa dituangkan dalam objek kontemporer. Misalnya dituangkan dalam objek pahat yang menggambarkan karakter manusia, bangunan, bahkan batik yang dikenal sebagai karya dua dimensi bisa dialihwahanakan dalam bentuk pahat.

Ide-ide tersebut, kata dia, merupakan ikhtiar untuk memenuhi selera kiwari atas karya seni.

Jadi, pahat Kudus yang acap kali dikenal dalam bentuk gebyok juga bisa tertuang dalam bentuk yang lebih kekinian.

Lebih dari itu, ada unsur pelestarian budaya lokal Kudus sekaligus menciptakan added value dari tradisi ukir Kudus. Apalagi dampak pandemi Covid-19 menerpa Tanah Air begitu terasa.

Sebagian besar masyarakat terdampak. Tidak terkecuali para pemahat Kudus. Dari situ dia berpikir agar para pemahat masih tetap bisa bertahan dengan memproduksi pahat kontemporer.

"Berangkat untuk memberi corak lebih dari kesenian itu sendiri, saya menggagas kira-kira bisa tidak teknik pahat relief Kudus untuk objek yang lebih mutakhir. Setelah saya berdiskusi (dengan pemahat) saya mencoba eksperimen ternyata bisa," ujar lelaki asal Desa Medini, Kecamatan Undaan, Kudus Kamis (11/11/2021).

Ide berikut gagasan yang diinisiasinya itu rupanya mampu ditangkap oleh sejumlah pemahat di Kudus.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved