Breaking News:

Dominasi Perekonomian, Pemerintah Incar Potensi Pajak E-commerce 

Sejak 1,5 tahun terakhir, platform daring sudah mendominasi perekonomian.

Editor: Vito
istimewa
ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan, platform digital seperti platform belanja online (e-commerce) harus menjadi mitra pemerintah dalam menaikkan penerimaan pajak.

Pasalnya, sejak 1,5 tahun terakhir, platform daring sudah mendominasi perekonomian. Hal ini membuat penerimaan pajak dari bisnis konvensional sedikit demi sedikit bergeser.

"Saya ingin sampaikan platform digital seperti Grab, e-commerce yang lain, idealnya ikut jadi mitra pemerintah, memastikan indahnya business opportunity tersebut ikut mendorong, tidak mengurangi kemampuan negara untuk membiayai pembangunan masa depan," katanya, dalam diskusi akademik LPEM UI, Rabu (10/11).

Suahasil berujar, munculnya peluang bisnis baru (business opportunity) di masa pandemi covid-19 seharusnya menjadi basis pajak baru bagi pemerintah.

Jika tidak ada dukungan dari platform digital untuk membayar dan menarik pajak, negara nantinya tidak bisa membangun infrastruktur yang lebih mumpuni.

Padahal, dia menambahkan, pembangunan infrastruktur ujung-ujungnya dibutuhkan oleh para pemain di industri tersebut.

"Kalau tidak, maka yang terjadi adalah nanti negaranya tidak bisa membangun infrastruktur dengan baik. Infrastrukturnya tentu digunakan kembali oleh business opportunity kita," terangnya.

Suahasil menyatakan, para pelaku usaha industri digital harus memperhatikan bahwa pemerintah membutuhkan penerimaan negara untuk beragam pembangunan.

Dengan demikian, masukan dari berbagai pihak termasuk pelaku usaha dibutuhkan untuk merumuskan kesiapan pemerintah menarik basis pajak baru yang lebih relevan dan sesuai ketentuan.

"Jadi sekali lagi, hubungan antar-elemen ini sangat penting, delicate, dan sangat promising. Kita perlu selalu melihat bahwa yang namanya business opportunity juga tidak terlepas dari opportunity cost," tandasnya. (Kompas.com/Fika Nurul Ulya)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved