Breaking News:

Berita Pekalongan

Ibu-Ibu PKK Pekalongan Dilatih Penanggulangan Kebakaran di Rumah

Damkar Satpol PP Kota Pekalongan latih ibu-ibu anggota TP PKK tentang pencegahan kebakaran.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kota Pekalongan melatih ibu-ibu anggota Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) tentang, tata cara pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran, di Aula PKK Kota Pekalongan, Jum'at (12/11/2021).

Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit S

Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya saat dilatih tata cara pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran oleh petugas Damkar Kota Pekalongan, di Aula PKK Kota Pekalongan.
Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya saat dilatih tata cara pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran oleh petugas Damkar Kota Pekalongan, di Aula PKK Kota Pekalongan. (Dok. Damkar Kota Pekalongan)

oraya menyampaikan, apresiasi atas sinergi yang terjalin antara TP PKK dan Damkar Satpol PP Kota Pekalongan yang telah mengadakan sosialisasi dan simulasi pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran.

Menurutnya, dengan mendapatkan sosialisasi tentang pencegahan dan pelatihan kebakaran dari petugas Damkar, para ibu-ibu tersebut mendapatkan pengetahuan tentang tindakan pertama dan cara penanganan yang perlu dilakukan saat terjadi kebakaran terutama di dapur. 

"Karena ibu-ibu PKK ini merupakan ibu rumah tangga yang biasa berkegiatan di rumah, sehingga mereka harus mengetahui pengetahuan dalam meminimalisir terjadinya bencana kebakaran di rumah," kata Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya.

Inggit menambahkan, antusias ibu-ibu PKK Kota Pekalongan dalam simulasi kebakaran ini sangat tinggi sekali dan mereka senang sekali mendapat pengetahuan dan ilmu baru yang nantinya bisa dipraktekkan, jika sewaktu-waktu terjadi suatu kebakaran.

Harapannya, mereka juga dapat membagi ilmunya ke yang lain. Mengingat simulasi ini penting, karena kejadian kebakaran lebih karena faktor manusia.

"Pelatihan pencegahan kebakaran ini sangat penting sekali, sehingga sebagai ibu-ibu rumah tangga tidak bergantung pada suami. Adanya sosialisasi ini nantinya mereka, lebih berhati-hati karena biasanya kebakaran terjadi akibat kelalaian manusia, seperti lupa mencabut stop kontak listrik, lupa mematikan kompor, dan sebagainya."

"Nantinya mereka lebih waspada dan berhati-hati, sehingga mereka bisa menjaga keselamatan nyawa maupun harta benda yang ada di rumah maupun di lingkungan sekitarnya," tambahnya.

Sementara itu Kasatpol PP Kota Pekalongan Sri Budi Santoso menjelaskan, api memang berbahaya, terutama jika sudah menyala besar dan tidak terkendali.

Tetapi, kebakaran yang disebabkan oleh percikan api umumnya selalu dimulai dari kecil.

"Oleh karena itu, dengan pengetahuan dasar yang diberikan kepada ibu-ibu PKK ini bisa mencegah kebakaran yang lebih besar, minimal mereka tidak panik dan melakukan upaya-upaya minimalisir resiko kebakaran," katanya.

Sri Budi menekankan, untuk menghindari terjadinya kebakaran, ibu-ibu diminta jangan lalai terhadap apa yang tengah dikerjakan seperti meninggalkan setrika dalam keadaan hidup, lupa mematikan kompor saat tidak digunakan, dan seharusnya selalu mengingatkan suaminya untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan.

"Kalau ada kejadian kebakaran yang sudah besar, langkah pertama tentu hubungi Damkar. Saat di rumah matikan segera instalasi listrik, jika tidak digunakan dan kenali jenis kebakaran itu sendiri," imbuhnya. (*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved