Breaking News:

Berita Solo

Launching Program Pengembangan Jaringan Air Minum Perpipaan Keluarga, Bantu Sanitasi Warga Surakarta

Program‌ ‌Master‌ ‌Meter ‌diluncurkan ‌Pembaca‌ ‌Harian‌ ‌Kompas‌ ‌melalui‌ ‌Yayasan Dana‌ ‌Kemanusiaan‌ ‌Kompas‌ ‌ (DKK)‌ yang gandeng KSM Mojo Waras

Penulis: moh anhar | Editor: moh anhar
GRAMEDIA SOLO/RUBEDO
Launching Program Pengembangan Jaringan Air Minum Perpipaan Keluarga (Master Meter) diwakilkan oleh Manajer Eksekutif Yayasan DKK Anung Wendyartaka dan Ketua KSM Mojo Waras Jumadi pada Jumat (12/11/2021). (GRAMEDIA SOLO/RUBEDO) 

TRIBUNJATENG.COM, SURAKARTA ‌–‌ ‌Pembaca‌ ‌Harian‌ ‌Kompas‌ ‌melalui‌ ‌Yayasan‌ ‌Dana‌ ‌Kemanusiaan‌ ‌Kompas‌ ‌
(DKK)‌ ‌bekerjasama‌ ‌dengan‌ ‌KSM‌ ‌Mojo‌ ‌Waras‌ ‌melaksanakan‌ ‌Launching‌ ‌Program‌ ‌Pengembangan‌ ‌
Jaringan‌ ‌Air‌ ‌Minum‌ ‌Perpipaan‌ ‌Keluarga‌ ‌(Master‌ ‌Meter)‌ ‌yang‌ ‌bertempat‌ ‌di‌ ‌Balai‌ ‌RW‌ ‌03‌ ‌Kelurahan‌ ‌Mojo‌ ‌
–‌ ‌Kecamatan‌ ‌Pasar‌ ‌Kliwon,‌ ‌Surakarta‌, Jumat (12‌/11/2021).‌ ‌

Acara‌ ‌peluncuran ‌ini‌ ‌sukses dilaksanakan‌ ‌dengan‌ ‌Penandatanganan‌ ‌naskah‌ ‌kerja‌ ‌sama‌ ‌oleh‌ ‌DKK,‌ ‌KSM,‌ ‌Lurah‌ ‌Mojo,‌ ‌Bapppeda,‌ DISPERUMKPP,‌ ‌dan‌ ‌IUWASH‌ ‌PLUS.‌ ‌

Baca juga: Puan Maharani Beraksi Tanam Padi di Tengah Hujan, Kena Sindir Susi Pudjiastuti Lewat Cuitan Twitter

Baca juga: Video Politik Parkir Mobil Dinas Wali Kota Solo Gibran Disebut sebagai Peringatan

 ‌Acara‌ ‌Launching‌ ‌Program‌ ‌Pengembangan‌ ‌Jaringan‌ ‌Air‌ ‌Minum‌ ‌Perpipaan‌ ‌Keluarga‌ ‌(Master‌ ‌Meter)‌ ‌
dihadiri‌ ‌oleh‌ ‌Manajer‌ ‌Eksekutif‌ ‌Yayasan‌ ‌DKK‌ ‌Anung‌ ‌Wendyartaka,‌ ‌Lurah‌ ‌Mojo‌ ‌Margono‌ ‌S.STP,‌ ‌M.Si,‌ ‌
Kabid‌ ‌infrastruktur‌ ‌dan‌ ‌pengembangan‌ ‌wilayah‌ ‌Bappeda  ‌Kota‌ ‌Surakarta‌ ‌Dandy‌ ‌Yoga‌ ‌Enconika,‌ ‌ST,‌ ‌
MT,‌ ‌Bayu‌ ‌mewakili‌ ‌Direktur‌ ‌Umum‌ ‌Perumda‌ ‌Air‌ ‌minum‌ ‌kota‌ ‌Surakarta,‌ ‌Ari‌ ‌Yulianto‌ ‌dari‌ ‌Disperumkpp‌ ‌
kota‌ ‌Surakarta,‌ ‌Jumadi‌ ‌Ketua‌ ‌KSM‌ ‌Mojo‌ ‌Waras‌ ‌dan‌ ‌Regional‌ ‌Manager‌ ‌IUWASH‌ ‌Plus‌ ‌Jawa‌ ‌Tengah‌ ‌Jefry‌ ‌
Budiman.‌ ‌
 ‌
Sasaran‌ ‌dari‌ ‌pembuatan‌ ‌Program‌ ‌Pengembangan‌ ‌Jaringan‌ ‌Air‌ ‌Minum‌ ‌Perpipaan‌ ‌Keluarga‌ ‌adalah‌ ‌untuk‌ ‌
meningkatkan‌ ‌akses‌ ‌air‌ ‌minum‌ ‌dan‌ ‌layanan‌ ‌sanitasi‌ ‌pada‌ ‌masyarakat‌ ‌miskin‌ ‌dan‌ ‌kelompok‌ ‌rentan‌ ‌di‌ ‌
perkotaan.‌ ‌
 ‌
Cakupan‌ ‌program‌ ‌kerjasama‌ ‌YDKK‌ ‌dengan‌ ‌KSM‌ ‌Mojo‌ ‌Waras‌ ‌ini‌ ‌adalah‌ ‌membangun‌ ‌jaringan‌ ‌perpipaan‌ ‌
air‌ ‌minum‌ ‌keluarga‌ ‌sebanyak‌ ‌60‌ ‌sambungan‌ ‌rumah‌ ‌(SR)‌ ‌dengan‌ ‌nilai‌ ‌total‌ ‌bantuan‌ ‌sebesar‌ ‌Rp ‌87‌ ‌juta.‌

‌Selain‌ ‌itu,‌ ‌program‌ ‌ini‌ ‌menggunakan‌ ‌skema‌ ‌pembiayaan‌ ‌dana‌ ‌bergulir‌ ‌yang‌ ‌dikelola‌ ‌oleh‌ ‌KSM‌ ‌Mojo‌ Waras.

Rencananya perolehan hasil pengembangan melalui skema dana bergulir ini akan dimanfaatkan untuk pengembangan program sanitasi.

Peluncuran program ditandai dengan  penyerahan secara simbolis peralatan kerja dan meteran air kepada pelaksana  teknis pembangunan jaringan air minum, pendatanganan kerjasama antara YDKK dan KSM Mojo Waras.

Pihak Kelurahan Mojo, Bappeda Surakarta, dan Usaid IUWASH PLUS, Disperumkpp Kota Surakarta dan Perumda Air Minum Surakarta ikut  serta sebagai pihak-pihak yang memberi dukungan dalam PKS tersebut.

Manajer Eksekutif Yayasan DKK, Anung Wendyartaka mengatakan, “YDKK sangat senang dan bahagia bisa menyalurkan donasi pembaca Kompas dalam bentuk program pengembangan perpipaan jaringan air minum kepada masyarakat di Kelurahan Mojo Surakarta. Kami juga sangat senang dan termotivasi bekerja sama dengan KSM Mojo Waras yang begitu bersemangat tetapi sekaligus juga bekerja dengan sangat baik dan profesional   dalam mewujudkan terlaksanya kerja sama ini. Semoga program ini bisa berjalan lancar, seluruh warga bisa menikmati air bersih yang sangat dibutuhkan dan muaranya kualitas hidup masyarakat di Mojo bisa semakin baik.”

Baca juga: Presiden Jokowi Naik Motor Balap Jajal Sirkuit Mandalika, Netizen: Umur Boleh Tua Jiwa Anak Racing

Baca juga: Janji Tak Akan Menilang, Operasi Zebra Candi di Solo Akan Fokus Penurunan Angka Kecelakaan

Selain itu, Lurah Mojo, Magono S.STP, M.Si juga mengatakan “Terima kasih sekali atas bantuan pembaca Kompas melalui YDKK kepada masyarakat di Kel Mojo. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga di sini yang karena kondisi yang ada di mana kondisi kualitas air tanah yang buruk maka dengan adanya program ini mudah-mudahan persoalan kebutuhan air minum maupun air bersih yang layak bisa segera teratasi.”

Bantuan Pembaca Harian Kompas melalui penyaluran Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (YDKK) dalam pembuatan program ini merupakan komitmen Pembaca Harian Kompas untuk membantu masyarakat di Indonesia khususnya masyarakat Kota Surakarta yang membutuhkan sanitasi air dengan membangun pengembangan Jaringan Air Minum Perpipaan Keluarga untuk ketersediaan air bersih dan air minum yang baik. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved