Breaking News:

Berita Solo

Tumpukan Ratusan Batu Diduga Artefak Candi Ditemukan di Klaten saat Pembangunan Objek Wisata 

Ratusan batu yang diduga kuat merupakan artefak candi ditemukan di Desa Gedong Jetis, Kecamatan Tulung, Klaten, Rabu (10/11/2021). 

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: moh anhar
Tribun Jateng/Muhammad Sholekan
Temuan ratusan batu dan arca yang diduga merupakan artefak candi saat pembangunan destinasi wisata sendang di Desa Gedong Jetis, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jumat (12/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - Ratusan potongan batu yang diduga kuat merupakan artefak candi ditemukan di Desa Gedong Jetis, Kecamatan Tulung, Klaten, Rabu (10/11/2021). 

Batu-batu tersebut ditemukan saat proses pembangunan sebuah destinasi wisata berupa mata air atau sendang. 

Selain bentuk batu, ditemukan juga berupa arca berbentuk kepala yang diduga merupakan bagian dari candi. 

Baca juga: Fatwa MUI pada Ijtima Ulama 2021 soal Pinjol, Beri Ancaman hingga Buka Aib Peminjam Hukumnya Haram

Baca juga: Persika Karanganyar Lolos ke Babak 10 Besar Liga 3 Zona Jateng. Juliyatmono: Ini Harus Disyukuri

Kepala Desa Gedong Jetis, Deddy Tuhono menyampaikan, penemuan batu ini bermula ketika pekerja melakukan pengerukan dasar kolam. 

Setelah itu, pihak desa melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Klaten terkait temuan batu tersebut.

Nantinya, apabila telah diketahui silsilah batu dan arca, pihaknya akan menata temuan ini di lokasi wisata yang sedang dibangun. 

"Sebelum pembangunan ini saya sudah lakukan edukasi, siapapun warga yang menyimpan benda purbakala karena itu dilindungi untuk sukarela menyerahkan ke pemerintah desa," ungkapnya, Jumat (12/11/2021). 

Deddy menyampaikan, benda itu nantinya akan dikumpulkan dan ditata di lokasi wisata 

"Bentuknya kita belum tahu ya. Nanti kita kan didampingi dinas terkait, meminta bantuan untuk mendampingi penyusunan," terangnya. 

Kepala Bidang Kebudayaan Disparbudpora Klaten Yuli Budi Susilowati sudah mengecek langsung ke lokasi. 

Selain itu, pihaknya juga telah berkirim surat ke BPCB Jateng dan Balai Arkeologi Yogyakarta untuk meminta pendampingan terkait pengamanan temuan tersebut. 

"Sementara kami belum tahu nanti Pak Kades. Rencana kemarin juga melakukan sosialisasi kalau ada yang tersimpan di rumah warga agar diserahkan ke desa," tandasnya. 

Baca juga: MPKU Muhammadiyah Kendal Siapkan 3.000 Dosis Vaksin Sinovac untuk Lansia dan Pekerja

Baca juga: Kapten PSIS Semarag Ingatkan Rekan Setimnya agar Fokus Hadapi Series 3 BRI Liga 1

Meskipun ada penemuan ratusan batu-batu tersebut, proses pengerukan akan terus dilakukan secara lebih hati-hati. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved