Breaking News:

Berita Semaang

APPBI: Mal Bakal Booming di Tahun 2022

sosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) optimistis mal bakal ‘booming’ di 2022.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Idayatul Rohmah
Pelantikan Kepengurusan DPD APPBI Jawa Tengah di Hotel Rooms Inc, Kamis (11/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) optimis mal bakal ‘booming’ di tahun 2022 mendatang. Dengan asumsi pandemi terkendali dan orang senantiasa menjaga protokol kesehatan.

Hal ini dikemukakan Ketua Umum DPP APPBI, Alphonzus Widjaja, saat melantik Kepengurusan DPD APPBI Jawa Tengah di Hotel Rooms Inc, Kamis (11/11/2021).

“Sektor wisata dan mal akan booming tahun depan karena selama dua tahun ini orang jenuh di rumah terus,” ujarnya seperti dalam keterangan tertulis yang diterima tribunjateng.com.

Namun demikian, diakui akan ada sekitar 20% pengunjung yang tidak kembali lagi ke mal dikarenakan sudah terbiasa belanja online. Ini menajdi tantangan mal untuk mengembalikan prosentase yang hilang tersebut.

“Tahun depan nanti mal harus bisa menjadi fungsi untuk sosialisasi dan interaksi yang non virtual. Baru setalah itu fungsi keduanya masuk, yaitu belanja,” jelas Alphon.

Ditambahkan Ketua Dewan Pembina DPP APPBI, Sugwantono Tanto, yang hadir pada kesempatan yang sama, mal tidak perlu khawatir berkompetisi e-commerce yang tumbuh subur selama pandemi. Sebab selama 30 tahun bergelut di mal, Sugwan menganalisa mal selalu berevolusi.

"30 tahun yang lalu jumlah resto di mal hanya 5%. Tapi saat ini untuk ukuran mal dengan luasan kecil pun, resto bisa sampai 25 hingga 40%, bahkan ada yang 100%. Ini menunjukkan tujuan orang ke mal berubah dari masa ke masa. Dulu hanya belanja fashion, sekarang jadi tujuan makan,” sebutnya.

Periode evaluasi mal tiap lima tahun menurutnya saat ini kurang efektif. Pengelola mal harus tanggap sewaktu-waktu mencermati perilaku konsumen, tenant mix dan event untuk menciptakan traffic.

Berbicara mengenai perkembangan organisasi, Alphon mengatakan APPBI masih memiliki tanggung jawab untuk membuat DPD lebih banyak di tiap daerah. Total ada sekitar 350 mal yang saat ini tergabung dalam APPBI.

“Dari 350 ini, 250 ada di Jawa Bali dan lainnya di luar itu. Ini yang jadi tantangan kami untuk membentuk yang di tingkat daerah,” katanya. 

Selama pandemi, kemitraan yang terjalin bersama Pemerintah juga semakin sinergis. Salah satu wujud nyata adalah dijadikannya pusat-pusat perbelanjaan sebagai sentra vaksin untuk menekan laju penularan covid. 

Dengan kepengurusan baru DPD Jawa Tengah yang kembali dipegang oleh Ani Suyatni sebagai Ketua periode 2021-2024, APPBI berharap kemitraan serupa juga terbentuk di tingkat daerah.

"Peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan-pelatihan yang relevan dengan kompetensi mal menjadi program kerja. Kami juga siap menjalin kemitraan dengan Pemda,” kata Ani. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved