Breaking News:

Berita Karanganyar

Sejumlah Kesenian Ditampilkan Dalam Festival Desa Budaya di Telaga Madirda Ngargoyoso Karanganyar

Sejumlah kesenian ditampilkan dalam acara bertajuk festival desa budaya yang digelar di Telaga Madirda Desa Berjo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karan

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy
agus iswadi
Anggota kesenian reog menunjukan atraksi sembur api saat acara festival desa budaya di Telaga Madirda Desa Berjo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar, Sabtu (13/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sejumlah kesenian ditampilkan dalam acara bertajuk festival desa budaya yang digelar di Telaga Madirda Desa Berjo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar, Sabtu (13/11/2021). 

Dari pantauan di lokasi, tampak kawasan tersebut ramai pengunjung pada Sabtu siang. Acara festival desa budaya telah digelar sejak 6 November 2021 dan berakhir pada hari ini. Selain menyuguhkan atraksi budaya, panitia juga menyediakan stand kuliner yang menjual beragam kuliner tradisional seperti sego gablok dan jajaran pasar. 

Ada beberapa kesenian yang ditampilkan seperti reog ponorogo, tarian, dan angklung. Dua gunungan berisi hasil bumi dan jajanan juga dihadirkan dalam kesempatan itu. Para pengunjung tampak antusias turut serta memperebutkan gunungan tersebut meski hujan mengguyur kawasan telaga. 

Pegiat budaya dari Kemendikbud Ristek yang ditugaskan di Karanganyar, Arif Nur Setiawan menyampaikan, Desa Berjo ini menjadi satu dari empat desa di Kabupaten Karanganyar yang mendapatkan platform pemajuan kebudayaan desa dari Kemendikbud Ristek pada tahun ini. 
Adapun di seluruh Indonesia ada sejumlah 359 desa yang mendapatkan platform pemajuan kebudayaan desa pada tahun ini. 

"Di Karanganyar ada empat desa yakni Desa Berjo, Desa Gumeng Kecamatan Jenawi dan Desa Rejosari dan Wonosari Kecamatan Gondangrejo. Dari empat desa yang sudah menyelenggarakan kegiatan baru di Desa Berjo," katanya kepada Tribunjateng.com. 

Dia menuturkan, platform pemajuan kebudayaan desa dikemas sesuai dengan wilayah masing-masing. Apabila Desa Berjo dikemas dengan acara festival, di tiga desa lainnya dikemas dengan konsep pasar budaya. 

Arif mengungkapkan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka memunculkan potensi di wilayah masing-masing.

Sementara Kades Berjo, Suyatno mengatakan, Desa Berjo ini dikenal sebagai desa wisata dengan adanya Telaga Madirda dan Air Terjun Jumog yang saat ini dikelola oleh BUMDes. Pihak desa akan terus berupaya untuk memunculkan destinasi baru seperti bumi perkemahan dan agrowisata. 

Dengan begitu diharapkan dapat berdampak terhadap sektor ekonomi masyarakat sekitar. Kaitannya dengan festival desa budaya, lanjutnya diharapkan dapat menjadi agenda rutin di wilayah Desa Berjo. 

"Kegiatan ini (festival desa budaya) melibatkan karang taruna. Setiap akhir pekan kita mendatangkan tenaga dari luar untuk pengisi hiburan di Telaga Madirda. Outputnya nanti daripada mengambil dari luar mending pakai potensi yang ada," ungkapnya. (Ais).

Caption: Dua gunungan dihadirkan dalam acara festival desa budaya di Telaga Madirda Desa Berjo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar, Sabtu (13/11/2021).

Baca juga: Personel Polres Pemalang Luncurkan Single Perdana Berjudul Sakit Dunia

Baca juga: Jadwal Uji Coba Timnas Indonesia Jelang Piala AFF, Afghanistan dan Myanmar Jadi Lawan Latihan

Baca juga: Penyebab Jadon Sancho Gagal Bersinar di Manchester United, Salah Posisi atau Salah Solskjaer?

Baca juga: Chord Kunci Gitar Duri Duri Ziell Ferdian ft Tri Suaka, Duri-duri yang Kau Tancapkan di Hati

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved