Breaking News:

Guru Berkarya

Penerapan Berbagai Strategi dalam Menyongsong PTM Terbatas

Pandemi Covid 19 telah berlangsung cukup lama dan memberikan dampak yang besar bagi seluruh sektor termasuk pendidikan.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Erni Mundiyah SPdI, Kepala SDN Sidayu Kec Bandar Kab Batang 

Oleh: Erni Mundiyah SPdI, Kepala SDN Sidayu Kec Bandar Kab Batang

PANDEMI telah berlangsung cukup lama dan memberikan dampak yang besar bagi seluruh sektor termasuk pendidikan. Pola pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang selama ini dilaksanakan ternyata tidak begitu efektif dalam implementasinya.

Berbagai kendala terjadi dari guru sebagai pendidik maupun peserta didik itu sendiri, bahkan orang tua atau wali peserta didik seperti yang terjadi di SDN Sidayu Kecamatan Bandar Kabupaten Batang. Permasalahan tersebut kemungkinan menjadi alasan pemerintah mengganti kebijakan dengan menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas.

Pelaksanaan PTM Terbatas tidak sama seperti sekolah tatap muka biasa. Sekolah diharuskan memenuhi ketentuan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, serta kesehatan dan keselamatan warga sekolah.

Pelaksanaan PTM terbatas perlu dipersiapkan dengan matang oleh pihak sekolah dan juga disokong orang tua peserta didik. Berbagai pihak menyambut gembira dengan dilaksanakannya PTM terbatas ini, karena semua pihak menyetujuinya.

Kepala sekolah sebagai pembuat kebijakan di lingkungan sekolah memiliki tanggung jawab yang besar dalam persiapan ini. Kepala sekolah harus hadir dan mempersiapkan segala sarana dan prasarana yang menjadi prasyarat diperbolehkannya sekolah dalam melaksanakan PTM terbatas.

Pesrsiapan dalam pelaksanaan PTMT di antaranya adalah kesiapan fisik dan psikis. Kesiapan fisik antara lain menyiapkan alat pengecek suhu tubuh di pintu masuk, tempat cuci tangan dengan sabunnya, hand sanitizer, penyediaan dan penyemprotan disinfektan di setiap ruang secara berkala. Sekolah juga wajib mengalokasikan dana untuk menunjang segala persiapan pembukaan sekolah.

Kesiapan psikologis antara lain membentuk tim pelatihan untuk melaksanakan kerja sebagai petugas covid disekolah, membentuk gugus tugas kesehatan dan kebersihan, Beberapa aturan baku muncul dalam penyelenggaraan PTMT dari Direktorat Sekolah Dasar Kemendikbud Ristek.

Aturan tersebut meliputi aturan kondisi kelas. Kepala sekolah meminta guru yang ditugaskan sebagai tim covid untuk mengatur tempat duduk peserta didik secara berjarak minimal 1,5 m. Kuota maksimal dibatasi maksimal 16-18 peserta di setiap kelas. Tim Covid-19 dari sekolah menentukan jumlah hari dan jam PTM terbatas dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan warga sekolah serta jumlah rombongan belajar yang ada dan ruang kelas yang tersedia.

Penerapan protokol kesehatan harus selalu dalam pemantauan dan pengecekan. Tim Covid sekolah yang ditunjuk oleh kepala sekolah harus selalu hadir mengadakan patroli terhadap penggunaan masker.

Peserta didik wajib menggunakan masker dalam berbagai aktivitasnya terutama  di sekolah. Pembiasaan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir terus digalakkan di setiap kelas, baik oleh petugas maupun guru yang mengajar. Cairan pembersih tangan atau hand sanitizer diletakkan di setiap ruangan kelas sebagai alternatif cuci tangan pake sabun.

Interaksi sosial yang dilakukan peserta didik harus tetap berjarak dan menghindari kontak fisik seperti bersalaman dan cium tangan. Peserta didik yang ditemukan dalam keadaan panas tinggi pada waktu pengecekan suhu badan disarankan untuk kembali ke rumah dan diminta segara memeriksakan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Tantangan ini menjadi sebuah tugas baru yang harus diselesaikan oleh kepala sekolah. Kepala sekolah dengan tim dan semua pemangku sekolah harus terus bersiap menghadapi segala rintangan dan perkembangan yang selalu hadir. Kepala sekolah juga memberikan himbauan kepada elemen sekolah untuk selalu menjaga protokol kesehatan dalam melaksanakan proses pembelajaran.

Kerjasama yang telah dilakukan oleh kepala sekolah dan tim serta dukungan dari semua pihak telah membuahkan hasil. PTM Terbatas di SDN Sidayu Kecamatan Bandar Kabupaten Batang dapat dilaksanakan secara baik dan berkesinambungan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved