Breaking News:

Berita Kudus

Capaian Vaksin Terlambat 5 Persen, DKK Kudus Tunggu Keseluruhan Data Masuk

 ‎Progres vaksinasi lanjut usia (Lansia) di Kabupaten Kudus terjadi keterlambatan (delay) data hin‎gga lima persen.

Penulis: raka f pujangga | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG/RAKA F PUJANGGA
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Badai Ismoyo , saat ditemui di Pendopo Kabupaten Kudus, Senin (15/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  ‎Progres vaksinasi lanjut usia (Lansia) di Kabupaten Kudus terjadi keterlambatan (delay) data hin‎gga lima persen.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus telah melakukan penghitungan manual untuk vaksinasi Lansia sebesar 40 persen.

Kendati demikian, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Badai Ismoyo menyampaikan, data yang masuk ke Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) baru tercapai 35 persen.

"Delay (terlambat) cukup lumayan ini. Tapi secara manual sudah 40 persen," ujar dia, saat ditemui di Pendopo Kabupaten Kudus, Senin (15/11/2021).

Sehingga pihaknya masih menunggu data vaksinasi seluruhnya masuk. Harapannya status level 3 PPKM bisa turun menjadi level 2.

‎"Vaksinasi lansia sampai saat ini sesuai target awal," ucapnya.

Menurutnya, sampai akhir tahun 2021 pihaknya optimistis mencapai 60 persen.

Dalam sehari, pihaknya sudah melakukan vaksinasi kepada sedikitnya 1.000 orang Lansia.

"Mudah-mudahan sampai akhir tahun bisa level 1," ujar dia.

Sasaran sebanyak 71.098 akan dikejar dengan penyuntikan vaksinasi di daerah pesisir. Pasalnya vaksinasi untuk wilayah kota justru pencapaiannya sudah maksimal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved