Breaking News:

Berita Semarang

DPRD Kota Semarang Desak Pembebasan Lahan Sungai Beringin Segera Dilakukan

DPRD Kota Semarang mendesak pembebasan lahan Sungai Beringin segera dilakukan. Hal itu untuk mendukung proyek normalisasi sungai tersebut.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
Tribun Jateng
FOTO DOKUMENTASI: Tanggul Sungai Bringin jebol di Kelurahan Mangkang Wetan, Tugu, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu 26 November 2017 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - DPRD Kota Semarang mendesak pembebasan lahan Sungai Beringin segera dilakukan. Hal itu untuk mendukung proyek normalisasi sungai tersebut.

Saat ini, normalisasi Sungai Beringin masih terus berjalan dan diperkirakan rampung 2022 mendatang.

Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Wachid Nurmiyanto mengatakan, anggaran pembebasan lahan sudah dialokasikan sekitar Rp 90 miliar.

Dia mendorong agar pembebasan lahan segera dilakukan mengingat proyek normalisasi dinilai penting untuk mengurangi banjir di Semarang, terutama wilayah Mangkang dan sekitarnya.

Baca juga: Video Bupati Banyumas Achmad Husein Viral terkait Tolak OTT KPK, Ia Pun Punya Dalih

Baca juga: Kontainer Terjatuh di Persimpangan Exit Tol Gayamsari Semarang, Kondisi Sopir Terpengaruh Alkohol

Baca juga: Bencana Banjir Rob di Kabupaten Kendal, Munasidi Kehilangan 10 ribu Bandeng Dampak Rob

Normalisasi sungai ini sempat mengalami review ulang sehingga diperlukan pembebasan lahan tambahan yang menjadi kewajiban Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

"Paling tidak kalau pembebasan lahan selesai dulu, tidak akan tertunda proyeknya. Takutnya malah tidak sesuai target sehingga dana dari pusat ini hangus," papar Wachid, Senin (15/11/2021).

Wahid menjelaskan, normalisasi Sungai Beringin didanai menggunakan anggaran Pemerintah Pusat dengan sistem multiyears. Jelang akhir tahun, semua proyek harus dikebut, termasuk Sungai Beringin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Sih Rianung menjelaskan, pembebasan lahan Sungai Beringin saat ini masih dalam tahap appraisal.

Dari appraisal tersebut akan diketahui kebutuhan dan total yang harus dibayarkan.

"Dari appraisal ini nanti kita tahu berapa kebutuhannya dan totalnya berapa. Harapannya tidak begitu jauh dari anggaran yang disiapkan," katanya.

Dia menyebutkan, total lahan yang harus dibebaskan sekitar 440 bidang.

Baca juga: Viral Biro Jodoh Pak Sanusi: Musim Hujan Lebih Ramai, Siapkan Uang Rp 100 Ribu dan Persyaratan Ini

Baca juga: Satpam Gudang Rokok Jadi Korban Pembunuhan Perampok, Manajemen: Tiap 1,5 Jam Biasanya Beri Laporan

Baca juga: Viral Nikahan Diarak Puluhan Monster Seram Mirip Karnaval

Kini, pihaknya masih menunggu hasil dari tim appraisal. Pemkot telah menyiapkan anggaran pembebasan lahan sebesar Rp 82 miliar.

Terkait progres normalisasi, pihaknya tidak mengetahui secara pasti mengingat proyek tersebut menjadi kewenangan BBWS Pemali Juana. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved