Breaking News:

Berita Purbalingga

Beri Bantuan Alat dan Mesin Pertanian pada Petani Purbalingga, Bupati Tiwi: Jangan Sampai Mangkrak

Dinpertan Kabupaten Purbalingga menyerahkan sebanyak 101 Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada 59 kelompok tani di Purbalingga.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: moh anhar
Humas Pemkab Purbalingga
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi saat menyerahkan sebanyak 101 Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada 59 kelompok tani di Purbalingga, Selasa (16/11/2021) di UPTD Perbenihan Dinpertan Purbalingga di Mewek. 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA – Dinas Pertanian (Dinpertan) Kabupaten Purbalingga menyerahkan sebanyak 101 Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada 59 kelompok tani di Purbalingga, Selasa (16/11/2021) di UPTD Perbenihan Dinpertan Purbalingga di Mewek.

Bupati Tiwi berpesan agar Alsintan yang diberikan dapat dipergunakan dengan baik.

"Bantuan ini memperjuangkannya sulit, saya titip bagaimana alat-alat ini digunakan sebaik baiknya, aja ngasi mangkrak. 

Baca juga: Polisi Tetapkan Lima Tersangka Terkait Aksi Kejar-Kejaran Pajero dengan Debt Collector

Baca juga: 1.025 Atlet Ikuti Popda Jateng 2021, Target Pemenang Bisa Naik Kelas ke Gelaran PON

Saya titip dijaga betul-betul aja nganti mubah, dan saya berharap bantuan-bantuan yang diberikan oleh pemerintah bisa meningkatkan produktivitas pertanian di Purbalingga," kata Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi kepada Tribunjateng.com, dalam rilis. 

Seperti yang diketahui, Alsintan tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat yang juga perjuangan aspirasi dari Anggota DPR RI.

Adapun alat yang diberikan diantaranya berupa cultivator, power thresher, pompa air, traktor roda 2, automatic hand sprayer, com sheller, dan traktor roda 4.

Kepala Dinas Pertanian, Mukodam menyampaikan alsintan yang diberikan kali ini sejumlah 101 unit dengan nilai sekitar Rp 2 miliar.

Ia menjelaskan, kondisi riil saat ini dihadapkan bahwa jumlah penduduk bertambah, tapi lahan pertanian semakin berkurang. 

Maka upaya nyata yang bisa dilakukan pemerintah adalah bagaimana dengan lahan yang sedikit produktivitasnya bisa dipertahankan atau ditingkatkan.

"Mencari tandur sekarang susah, macul juga susah, terlalu lama dengan manual oleh karena itu dalam rangka meningkatkan efisiensi kecepatan dan mempersingkat waktu, maka mekanisasi ini menjadi keniscayaan yang harus kita lakukan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved