Breaking News:

Berita Batang

Jaga Warisan Leluhur, Ratusan Situs Cagar Budaya Bergerak di Batang Segera Terregistrasi

BPCB Provinsi Jawa Tengah bersama Disdikbud Batang serta Komunitas Batang We melakukan pendataan terhadap ratusan situs cagar budaya bergerak.

Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar
Dokumentasi BPCB Provinsi Jawa Tengah
BPCB Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang serta Komunitas Batang We saat melakukan pendataan pada Arca Ganesha, di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Selasa (16/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang serta Komunitas Batang We melakukan pendataan terhadap ratusan situs cagar budaya bergerak, di wilayah Kabupaten Batang.

Hal itu dilakukan agar seluruhnya masuk ke dalam Sistem Registrasi Nasional (Sisregnas).

Pendataan dilakukan mulai 12-19 November terhadap sejumlah arca yang tersimpan di Disdikbud Batang maupun langsung di lokasi ditemukannya arca.

Baca juga: Sumberejo Kendal Tergenang Banjir Dampak Galian C, Warga: Sudah Lima tahun Enggak Ada Solusi

Baca juga: 76 Pot Tanaman di Klaten Dirusak Orang Misterius, Pelaku Diburu Lewat Rekaman CCTV

Arkeolog BPCB Jateng, Winarto mengatakan pemerintah mengharuskan benda-benda cagar budaya teregistrasi, yang diawali dengan pencatatan dan pendaftaran.

“Kami sudah melakukan pendataan terhadap Prasasti Sojomerto, Arca Ganesha dan Nandi. 

Sebagian sudah ada di Siregnas Cagar Budaya, yang segera bermigrasi ke Data Pokok Kebudayaan (Dapobud),” tuturnya, saat melakukan pendataan pada Arca Ganesha, di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Selasa (16/11/2021).

Ia mengatakan, dikarenakan hingga kini BPCB belum memiliki data lengkap benda cagar budaya di Kabupaten Batang.

Mengenai berapa ukuran, letaknya dan visualisasi yang sesuai kaidah foto cagar budaya, maka tim bersama Disdikbud dan pemerhati sejarah melakukan pendataan di Kabupaten Batang.

“Ini masih tahap awal, karena benda-benda cagar budaya itu tersebar di seluruh kecamatan. 

Sebelumnya Disdikbud bersama Komunitas Batang We sudah melakukan pendataan awal, besok akan disinkronkan, dan kami tetap menjalin komunikasi yang intensif bersama dua pihak tersebut,” jelasnya..

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved