Breaking News:

Berita Karanganyar

Tubuh Sastro Setu Belum Ketemu: Cuma sandal jepit, linggis dan ceret

Pencarian tubuh Sastro Setu korban tanah longsor yang hilang di Kabupaten Karanganyar belum membuahkan hasil.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
TribunJateng.com/Agus Iswadi
Tim SAR gabungan melanjutkan upaya pencarian seorang pekerja yang tertimbun material talud yang longsor di tepi aliran Sungai Siwaluh Gerdurejo Kelurahan Tegalgede Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Selasa (16/11/2021) pukul 11.00. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Tim SAR gabungan menemukan sejumlah barang seperti linggis, ceret dan sandal yang diduga milik korban saat melakukan pencarian terhadap Sastro Setu, pekerja yang tertimbun longsoran material talud di tepi aliran Sungai Siwaluh Gerdurejo Kelurahan Tegalgede Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Selasa (16/11/2021). 

Ada ratusan personel Tim SAR gabungan yang terlibat dalam upaya pencarian kali ini.

Selain melakukan pencarian di sekitar longsoran, tim juga dibagi ke sejumlah titik untuk melakukan pemantauan seperti jembatan dan dam air. 

Sementara itu dalam rangka mengantisipasi bertambahnya debit air di aliran sungai, tim juga melakukan pemantauan di bagian hulu sungai. 

Baca juga: Keluarga Doa Bareng Minta Tubuh Sastro Setu Ditemukan Hidup atau Mati

TKP pekerja yang tertimbun material talud tepi sungai di dekat pekarangan warga wilayah Gerdurejo Kelurahan Tegalgede Kecamatan/Kabupaten Karanganyar dikarenakan debit air sungai mengalami peningkatan lantaran wilayah hulu diguyur hujan deras, Selasa (16/11/2021) pukul 15.49.
TKP pekerja yang tertimbun material talud tepi sungai di dekat pekarangan warga wilayah Gerdurejo Kelurahan Tegalgede Kecamatan/Kabupaten Karanganyar dikarenakan debit air sungai mengalami peningkatan lantaran wilayah hulu diguyur hujan deras, Selasa (16/11/2021) pukul 15.49. (Tribun Jateng/ Agus Iswadi)

"Sampai sore hari ini, kami berhasil menemukan beberapa alat milik survivor walaupun survivor belum berhasil kami temukan. Ada berapa barang seperti linggis, ceret dan sandal jepit," kata Koordinator Basarnas Pos SAR Solo, Arief Sugiyarto kepada Tribunjateng.com. 

Tim SAR gabungan juga telah melakukan susur sungai dari pagi tadi hingga sore.

Akan tetapi belum membuahkan hasil.

Arief menyampaikan, hujan yang mengguyur wilayah hulu membuat debit air di aliran Sungai Siwaluh mengalami peningkatan. 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono meninjau proses pencarian seorang pekerja yang tertimbun material talud yang longsor di tepi aliran sungai Siwaluh Gerdurejo Kelurahan Tegalgede Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Senin (15/11/2021). 
Bupati Karanganyar, Juliyatmono meninjau proses pencarian seorang pekerja yang tertimbun material talud yang longsor di tepi aliran sungai Siwaluh Gerdurejo Kelurahan Tegalgede Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Senin (15/11/2021).  (Tribun Jateng/ Agus Iswadi)

Tim SAR gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara proses pencarian karena cuaca tidak mendukung dan dilanjutkan dengan pemantauan sembari melihat kondisi cuaca. 

"Pergerakan dilanjutkan besok. Karena sudah ditemukan beberapa barang, kita akan coba explore di wilayah ditemukan barang dan melakukan susur sungai," ucapnya. 

Tim terus berupaya melakukan pencarian dengan mengantisipasi potensi yang dapat menghambat proses pencarian seperti tebing yang berpotensi mengalami longsor susulan dan cuaca.  

Kalakhar BPBD Karanganyar, Bagoes Darmadi menambahkan, pihak BPBD Karanganyar tetap menyediakan logistik dalam rangka mendukung proses pencarian ini.

Mengingat saat ini kerap turun hujan, dia mengimbau kepada masyarakat supaya tetap waspada terhadap potensi bencana.

(Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved