Breaking News:

Berita Video

Video Warga Kelurahan Slawi Ikut Vaksinasi di Klenteng Hok Ie Kiong

Percepatan vaksinasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Tegal terus digencarkan, seperti hari ini berlangsung vaksinasi massal bagi warga Kecamatan Slawi.

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI -  Berikut ini video warga kelurahan Slawi ikut vaksinasi di Klenteng Hok Le Kiong.

Percepatan vaksinasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Tegal terus digencarkan, seperti hari ini berlangsung vaksinasi massal bagi warga Kecamatan Slawi, berlokasi di gedung pertemuan Adhi Dharma Klenteng Hok Ie Kiong, Senin (15/11/2021).

Vaksinasi yang diselenggarakan oleh UPTD Puskesmas Slawi, menyasar warga Kecamatan Slawi yang berusia 12 tahun keatas.

Adapun kuota yang tersedia sebanyak 500 dosis terbagi menjadi dua lokasi yaitu di gedung pertemuan Adhi Dharma dan Madrasah Vidya RW 07 Slawi.

Warga terlihat antusias, hal ini karena mereka sudah menunggu giliran sejak pukul 08.00 WIB dan berakhir pada pukul 14.00 WIB.

Ditemui di lokasi saat sedang mencatat data, Ketua RT 05 Slawi Wetan Sukartini mengatakan, pada pelaksanaan vaksinasi dosis pertama kali ini menggunakan jenis vaksin Pfizer.

Sementara untuk persyaratannya, warga cukup membawa fotocopy KTP (usia 17 tahun keatas), kartu keluarga (KK) bagi peserta usia 12-16 tahun, menuliskan nomor telepon yang aktif, dan fotocopy BPJS bagi yang memiliki.

"Warga merespon baik, karena baru sekitar pukul 10.00 WIB yang sudah tervaksin sekitar 50 orang lebih. Target ya sebanyak-banyaknya atau sampai dosis yang disediakan habis. Jika ternyata nanti masih sisa, ya tim vaksin akan mendatangi rumah warga (door to door) terutama yang lansia untuk melakukan vaksinasi Covid-19," ungkap Sukartini, pada Tribunjateng.com, Senin (15/11/2021).

Dari sekian banyak warga yang mengikuti vaksinasi, ada satu siswi SDN 03 Slawi Kulon yang datang diantar oleh sang ibu.

Diketahui, nama siswi tersebut yaitu Antania Paramitha Raharjo atau yang kerap disapa Tania, dan ia baru berusia 12 tahun lebih 2 bulan.

Ditanya kenapa mau mengikuti vaksinasi, Tania mengaku karena supaya aman dari Covid-19 sehingga ketika akan main dengan teman-teman atau keluarganya jauh lebih aman.

Saat mendapat giliran untuk disuntik vaksin Covid-19, Tania sempat ketakutan bahkan sampai tak lepas memegangi tangan sang ibu.

Namun setelah ditenangkan dan diberi tahu bahwa ketika disuntik tidak sakit, Tania berangsur tenang dan berhasil disuntik vaksin.

"Iya, tadi sempat merasa takut dan deg-degan. Tadi saya merasanya sedikit sakit, tapi setelah disuntik dan jarum nya dilepas tidak terasa sakit dan biasa saja," ujar Tania. (*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved