Breaking News:

Berita Salatiga

Angkat Kain Pakai Bahan Pewarnaan Alami, Ricyanto Asal Sumowono Semarang Tembus Pasar Eropa 

Ricyanto membuat eco dyeing aesthetics textile dengan memanfaatkan tanaman yang tumbuh pada lahan miliknya.

Penulis: hermawan Endra | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/HERMAWAN ENDRA
Ricyanto dengan produk eco dyeing aesthetics textile. 

TRIBUNJATENG,COM, UNGARAN - Berawal memanfaatkan tanaman yang tumbuh pada lahan miliknya seluas dua hektar di Desa Trayu Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang, Ricyanto membuat eco dyeing aesthetics textile. 

Kini usahanya terus berkembang dan mampu menembus pasar eropa salah satunya Perancis.  

Berbendera Sumowono Bamboo Garden, Ricyanto mengklaim kelebihan eco dyeing produksinya menggunakan bahan pewarna alam yang berasal dari kayu dan daun.

Baca juga: Viral Foto Di Gelap Malam, Gerobak Bakso di Ring Road Samarinda Tanpa Ada Penjualnya, Polisi Cek TKP

Baca juga: Polisi Ungkap Penipuan Investasi di Jepara, Kerugian Korban Capai Rp500 Juta, Pelakunya Masih Muda

Baca juga: Sebelum Ditahan, YN Tersangka Investasi Bodong di Jepara Sempat Kabur ke Luar Kota

Ia memadukan eco dyeing buatannya dengan bahan serat alami seperti dari serat kayu. 

"Sebetulnya yang membuat seperti ini sudah banyak, tapi kami mencoba mengembangkan dan melakukan riset agar kualitas produk terus meningkat. Kainnya juga yang baik seperti katun dan sutra, bukan campuran plastik ya," kata Ricyanto, Rabu (17/11). 

Dijelaskan, bahwa daun yang digunakan untuk produksi adalah yang bisa mengeluarkan warna, dan biasanya dalam satu lembar kain digunakan berbagai jeni daun serta disesuaikan dengan tema yang dibuat, sehingga bisa didapatkan perpaduan warna yang diinginkan. 

Tidak semua daun bisa mengeluarkan warna.

Daun yang akan digunakan diletakan di kain, kemudian digulung dan disteam hingga warna daun berpindah ke kain.

Kemudian dibuka dan dikeringkan. 

"Warna yang keluar itu adalah warna alami dan asli, kami tidak menambah warna, sehingga saat menempelkan daun pada kain disusun sedemikian rupa agar didapat motif yang diinginkan," papar Ricyanto.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved