Breaking News:

Berita Kudus

Bupati HM Hartopo Minta Desa di Kudus Bikin Data Lansia yang Belum Vaksin

Bupati Kudus HM Hartopo meminta setiap desa untuk mendata lansia yang belum divaksin. Hingga kini belum tampak hasilnya secara signifikan.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: moh anhar
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Ketua IDI Kabupaten Kudus, Ahmad Syaifuddin, menunjukkan data vaksinasi beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bupati Kudus HM Hartopo meminta setiap desa untuk mendata lansia yang belum divaksin.

Hal itu guna menyinkronkan data vaksinasi yang selama ini berlangsung.

Menurut Hartopo, dengan adanya sinkronisasi data tersebut bisa benar-benar mengetahui berapa jumlah lansia yang belum disuntik vaksin.

Pasalnya, pihaknya selama ini telah gencar melakukan vaksinasi menyasar lansia, hanya saja belum tampak hasilnya secara signifikan.

Baca juga: Viral Foto Di Gelap Malam, Gerobak Bakso di Ring Road Samarinda Tanpa Ada Penjualnya, Polisi Cek TKP

Baca juga: Pengakuan Selebgram Ambon Live Lakukan Adegan Zina Es Batu Ambon : Hanya untuk Bersenang-senang

"Kami juga akan mengumpulkan semua kepala desa untuk koordinasi terkait hal ini. Jangan-jangan lansianya memang sedikit, sampai saat ini sudah sekitar 40 persen dari target lansia yang sudah divaksin," kata Hartopo, Rabu (17/11/2021).

Di antara upaya yang dilakukan Pemkab Kudus dalam percepatan vaksinasi lansia, kata Hartopo, yakni dengan menggandeng tokoh masyarakat untuk melakukan sosialisasi.

Kemudian ada juga penyiapan mobil keliling untuk jemput lansia mengikuti vaksinasi.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, kata dia, memang minat lansia masih rendah untuk ikut vaksin. Untuk itu, dia berharap anggota keluarga lansia agar mau memotivasinya supaya bersedia divaksin.

"Vaksin tidak hanya untuk syarat bepergian saja, tapi juga untuk antibodi pada virus ini," katanya.

Sebelumnya, Hartopo juga menekankan pada setiap camat agar menggenjot vaksinasi. Utamanya untuk lansia.

Selain mengejar target kekebalan komunal juga sekaligus menurunkan level PPKM Kudus dari 3 menjadi 2.

Baca juga: Jadi Jutawan Baru, Warga Klaten Terdampak Tol Solo-Jogja Borong Mobil, Paling Laris Harga 300 Jutaan

Baca juga: Inilah Gedung Teater yang Sedang Dibangun di Karanganyar, Bisa Menampung 600 Orang

"Ditargetkan agar vaksinasi lansia tercapai sampai 60 persen sampai akhir tahun," katanya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved