Breaking News:

Berita Kudus

Keren, di Desa Sidorekso Kudus Sampah Plastik Diolah Jadi Bahan Bakar

Tabung setinggi sekitar 55 sentimeter itu mengeluarkan asap tipis berwarna putih dari lubang kecil di atasnya.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Rahman saat menunjukkan bahan bakar hasil pengolahan sampah plastik menggunakan alat pirolisis di posko pengolahan sampah Desa Sidorekso, Kaliwungu, Kudus, Rabu (17/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Tabung setinggi sekitar 55 sentimeter itu mengeluarkan asap tipis berwarna putih dari lubang kecil di atasnya.

Sementara Rahman sibuk memasukkan sampah plastik ke dalam lubang kecil itu dibantu oleh Siswanto.

Tabung logam berdiameter 70 sentimeter itu seolah tertanam, sedangkan tubuh tabung dibalut batu bata yang dilekatkan dengan tanah liat sehingga hanya menyisakan tutup atasnya lengkap dengan pipa besi yang siap mengucurkan cairan berwarna hitam.

Di bawah tabung tersebut terdapat rongga kecil sebagai pusat perapian yang fungsinya memanaskan tabung.

Sejak sampah plastik itu dimasukkan ke dalam tabung tersebut, satu jam kemudian baru keluar cairan yang mengalir dari pipa besi yang terhubung dari atas tabung.

Baca juga: Seru Bikin Degdegan, Rasakan Sensasi Kasih Makan Harimau dan Buaya di Bonbin Semarang Zoo

Baca juga: Hampir Seribu Kartunis dari 59 Negara Unjuk Gigi di Festival HAM Semarang, Ada 400-an Karya Pelajar

Di ujung pipa terdapat selang karet yang mengucurkan cairan dari olahan sampah plastik ke dalam jeriken dan galon. Cairan tersebut tidak lain adalah bahan bakar.

“Cairan yang ditampung di jeriken itu jadi cairan setara dengan solar, dan yang di galon itu setara dengan bensin,” ujar Rahman, lelaki 40 tahun asal Wanadadi, Banjarnegara saat ditemui di posko pengolahan sampah plastik Desa Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, Rabu (17/11/2021).

Tabung berikut seperangkat alat yang bisa digunakan untuk mengolah sampah plastik hingga menjadi bahan bakar tersebut disebut alat pirolisis.

Satu tabung pirolisis tersebut mampu menampung satu kuintal sampah plastik.

Setelah diproses selama belasan jam, satu kuintal plastik bisa menghasilkan sampai 80 liter bahan bakar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved