Breaking News:

Guru Berkarya

Keseruan Mengajarkan Congratulation dengan Metode Role Play

Bahasa Inggris oleh bangsa kita dijadikan sebagai bahasa kedua sehingga dalam dunia pendidikan dimasukan sebagai salah satu materi wajib diajarkan.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Wartono SPd MA, Guru SMPN 1 Comal Kab Pemalang  

Oleh: Wartono SPd MA, Guru SMPN 1 Comal Kab Pemalang 

BAHASA Inggris oleh bangsa kita dijadikan sebagai bahasa kedua sehingga dalam dunia pendidikan dimasukan sebagai salah satu materi yang harus diajarkan ke siswa. Materi Bahasa Inggris pada sebagian guru mungkin terasa terkesan mudah akan tetapi tidak demikian yang siswa rasakan.

Terkadang mereka merasa bosan dan susah memahami pelajaran. Siswa lebih merasa nyaman dan senang dengan pembelajaran yang menarik.

Dengan kata lain, proses pembelajaran akan terasa monoton dan membosankan jika guru yang mengajar minim kreativitas dan kurang menguasai metode pengajaran yang inovatif. Ada banyak metode menarik dan kreatif yang bisa guru gunakan dalam mengajar di kelas.

Penulis mempunyai pengalaman menarik saat mengajar Bahasa Inggris kelas 9 SMP Negeri 1 Comal semester satu. Terdapat materi tentang ungkapan ucapan selamat, harapan dan doa (congratulation, hope and wishes). Pada pembelajaran materi ini penulis memilih metode Role Play.

Menurut Rasimin (2016:21), Role Play (bermain peran) adalah teknik pembelajaran bahasa yang meminta siswa memainkan peran tertentu dalam situasi yang ditentukan dengan menggunakan bahasa target, yaitu bahasa yang sedang dipelajari. Dalam pembelajaran ini guru bisa memberikan permodelan di awal, dan bersama siswa mengidentifikasi ungkapan apa saja yang bisa digunakan.

Dengan bimbingan guru, siswapun bisa menyusun ungkapan-ungkapan baru yang benar. Lalu guru bisa mengajak siswa menentukan tema dan mengidentifikasi situasi untuk role play. Siswa pun bisa menentukan setting tempatnya, apakah di sekolah, pasar, rumah sakit atau taman.

Menggunakan ungkapan dalam bentuk dialog merupakan cara yang lebih mudah dalam siswa memahami ungkapan daripada hanya menghafalkannya secara lepas. Setelah itu, guru bisa mengarahkan siswa untuk melakukan drilling terhadap beberapa language forms yang telah teridentifikasi.

Dengan ini siswa bisa melatih pengucapan (pronunciation) dengan intonasi yang baik dan siswa bisa melakukan latihan role play dalam kelompok kecil mereka. Setelah siswa berlatih dalam kelompok, guru bisa memotivasi siswa untuk melakukan  performance di depan kelas.

Siswa terlihat sangat kreatif dalam membuat dialog. Dengan menampilkan dialog mereka di depan kelas, guru tidak hanya bisa menilai speaking skill siswa (pengucapan dan intonasi) namun juga  akan terlihat tingkat keberanian dan rasa percaya diri siswa.

Bagian ini terasa sangat seru dan menyenangkan sehingga penulis yakin siswa merasa sangat antusias dalam menyaksikan teman mereka tampil. Kemudian mendukung teman mereka dengan tepuk tangan dan sorakan.

Setelah semua kelompok tampil, guru mengajak siswa untuk melakukan evaluasi terhadap hasil performance mereka. Guru memberikan check list yang harus mereka isi di awal performance untuk mengevaluasi ungkapan-ungkapan yang muncul dari kelompok lain tentang pengucapan, intonasi, ekspresi dan gaya teman-teman mereka.

Untuk lebih mencairkan suasana, guru atau siswa bisa membacakannya sebagai sampel. Siswa tampak sangat antusias dalam menilai teman mereka.

Dengan metode role play yang penulis paparkan, pelajaran speaking yang terkadang membosankan terasa lebih seru dan menantang. Siswa dapat memahami materi dengan lebih maksimal.

Terlihat mereka sangat enjoy dan senang karena dengan tampil dan bisa menilai teman merupakan kebanggaan bagi mereka. Pada dasarnya guru harus memiliki berbagai kreativitas dan pandai menerapkan metode yang tepat dalam mengajar. Mengajar tanpa tujuan, mengajar dengan tidak memperhatikan kondisi psikologis siswa serta menyampaikan materi asal selesai dan beres seharusnya sudah tidak dilakukan lagi oleh guru-guru jaman sekarang. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved