Breaking News:

Berita Kecelakaan

Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Pelajar di Beringin Semarang: Ternyata Kedua Korban Tetangga

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit menyebut, penyebab kecelakaan maut antara Megapro dengan Supra X 125

Penulis: iwan Arifianto | Editor: galih permadi
Dok Relawan Semarang. 
Seorang pemuda tewas selepas alami kecelakaan adu banteng di Jalan Beringin Raya atau depan gedung asrama PGSD Unnes, Tambakaji, Kota Semarang, Rabu (17/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit menyebut, penyebab kecelakaan maut antara Megapro dengan Supra X 125 lantaran Megapro melaju terlalu ke kanan. 

Ketika kejadian, Megapro melaju dari selatan ke utara, dari sebaliknya melaju motor Supra. 

Kecelakaan adu banteng tersebut terjadi di Jalan Beringin Raya, depan gedung PGSD Unnes, Selasa (17/11/2021).

"Iya pemotor Megapro terlalu melaju ke kanan sehingga menabrak Supra," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com.

Ia menjelaskan, Megapro pelat H2572CQ dikemudikan Hendri Kurniyawan (18) warga Kalikangkung Gondoriyo RT 3 RW 1, Gondoriyo, Ngaliyan.

Pemotor Supra dikemudikan Muhammad Ryan Nur Muffairin (19) warga Kalikangkung Gondoriyo RT 1 RW 1, Gondoriyo, Ngaliyan.

"Betul mereka berdua ternyata satu kampung hanya beda RT," papar Sigit.

Kondisi kedua korban, Megapro meninggal dunia di lokasi kejadian alami luka parah di bagian kepala.

Mayat dibawa ke RSUP Kariadi Semarang.

Pemotor Supra alami cidera sedang di kepala, dan tangan kiri patah dibawa ke RS Permata Medika, Ngaliyan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved