Breaking News:

Berita Batang

Pembangunan Taman Syailendra Ikon Wisata Sejarah Batang Baru 35 Persen

Taman tersebut akan mengulas sejarah peradaban wangsa atau Dinasti Syailendra yang berkuasa di Jawa, khususnya pada kerajaan Mataram Kuna Periode Jawa

Penulis: dina indriani | Editor: m nur huda
Foto dok Disparpora Batang
Progres pembangunan Taman Syailendra di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Batang. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) akan mengenalkan wisata sejarah yang ada di Desa Silurah dengan membangun Taman Syailendra.

Taman tersebut akan mengulas sejarah peradaban wangsa atau Dinasti Syailendra yang berkuasa di Jawa, khususnya pada kerajaan Mataram Kuna Periode Jawa Tengah.  

Pembangunan taman yang akan menjadi ikon wisata sejarah tersebut mulai digarap pada 24 Oktober lalu.

Kepala Disparpora, Yarsono mengatakan pembangunan dilakukan secara dua tahap untuk tahun ini dan tahun depan dan saat ini progres taman telah mencapai 35 persen.

"Hingga saat ini progres pembangunan Taman Syailendra masih sesuai jadwal tadi say cek sudah 35 persen," tuturnya, Selasa (16/11/2021).

Dijelaskannya, pada pembangunan tahap pertama ini ditargetkan bakal rampung pada 24 Desember 2021.

"Dari pelaksana CV. Maisha sendiri menjanjikan akan menyelesaikan sebelum tanggal yang ditentukan dengan anggaran kurang lebih Rp 1 Miliar," jelasnya.

Lebih lanjut, ada sekitar seratusan replika situs yang akan dibangun di Taman Syailendra seperti situs Ganesha, Situs Sojomerto dan Situs sejarah peradaban Saylendra di Jawa dan khususnya Jawa Tengah dan Batang.

"Kabupaten Batang memiliki berbagai peninggalan zaman kejayaan masa kerajaan Mataram Kuno, mulai dari kurun akhir abad ke-7 atau awal abad ke-8 masehi sehingga pembangunan taman itu untuk menunjukkan bahwa di Kabupaten Batang terdapat peradaban sejak zaman Syailendra," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Silurah Suroto mengatakan ide adanya Taman Syailendra ini yang mengusulkan dari pihak desa kemudian ditindaklanjuti oleh Disparpora Kabupaten Batang.

“Semoga adanya Taman Syailendra, ekonomi di Desa Silurah semakin meningkat dengan nantinya melibatkan masyarakat setempat, dan dengan teknologi media sosial mudah-mudahan lokasi wisata ini bisa cepat dikenal masyarakat," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved