Breaking News:

Tekan Harga, Pemerintah Gelontor 11 Juta Liter Minyak Goreng Seharga Rp 14.000/liter

Harga minyak goreng itu dipatok sebesar Rp 14.000/liter, dan hanya bisa dibeli di gerai departemen store dan minimarket.

Editor: Vito
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO
Ilustrasi minyak goreng. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pemerintah akan menggelontorkan 11 juta liter minyak goreng dalam bentuk kemasan sederhana untuk menekan harga minyak goreng.

Harga minyak goreng itu dipatok sebesar Rp 14.000/liter, dan hanya bisa dibeli di gerai departemen store dan minimarket.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengaku sudah bekerjasama dengan asosiasi peritel untuk mendistribusikan minyak goreng murah ke 45.000 gerai nasional.

Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi mengatakan, penjualan minyak goreng murah itu terbatas,di mana satu orang hanya boleh membeli satu kemasan dalam satu hari.

"Rencananya, hingga akhir tahun, minyak goreng murah itu akan disebar ke berbagai kota besar di Indonesia, mulai dari Jakarta, Medan, Banda Aceh, Padang, Jambi, Pekanbaru, Semarang, dan Surabaya," katanya, dalam keterangan resmi, Selasa (16/11).

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Oke Nurwan sempat menyatakan, kenaikan harga minyak goreng karena adanya berbagai hambatan di berbagai negara yang memacu harga internasional juga naik.

Misalnya Kanada dan Argentina sebagai pemasok Canola Oil terjadi gangguan panen, sehingga produksinya turun sekitar 7 persen. Kondisi ini menyebabkan turunnya pasokan dunia.

Bukan itu saja, produksi crude palm oil (CPO) Malaysia turun sekitar 8 persen. Pemicunya lantaran kekurangan tenaga kerja imbas pandemi covid-19. Selain itu, krisis energi di beberapa negara, yakni India, China, Eropa, sehingga mengalihkan ke bioenergi termasuk biodiesel.

Lalu ada biaya logistik tinggi akibat pandemi karena penurunan frekuensi pelayaran, sehingga space kapal angkut terbatas juga berdampak pada kelangkaan kontainer internasional. (Kontan.co.id/Titis Nurdiana)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved