Breaking News:

Otomotif

Bantu Pertumbuhan Karoseri di Indonesia, Isuzu Resmikan Portal Karoseri, Ini Fungsinya

Segmen kendaraan niaga begitu pesat, seiring dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Maka dari itu, seiring dengan berkembangnya zaman dan

Editor: rival al manaf
ISTIMEWA/DOK ISUZU
Presiden Jokowi melihat kendaraan Isuzu Traga saat berkunjung ke booth Isuzu dalam pameran Gaikindo Indonesia international Auto show (GIIAS) 2021 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (17/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA – Segmen kendaraan niaga begitu pesat, seiring dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Maka dari itu, seiring dengan berkembangnya zaman dan teknologi maka perlu menghadirkan aplikasi untuk konsumen.

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) pun langsung bergerak cepat dengan menghadirkan aplikasi sesuai dengan kebutuhan konsumen, terutama dari sisi karoseri. 

Baca juga: Bertemu Juara Denmark Open di 16 Besar Indonesia Masters, Ahsan/Hendra Dapat Suntikan Motifasi

Baca juga: Video Perjuangan Tim SAR Demi Temukan Korban Yang Hanyut Di Sungai

Baca juga: Video Semarang Night Carnival 2021 Tampilkan 5 Destinasi Super Prioritas di Indonesia

Attias Asril selaku Marketing Division Head Isuzu Indonesia mengatakan, pastinya Isuzu dan karoseri menginginkan customer mendapatkan product yang fit, proses yang cepat dan mudah serta kompetitif biaya kepemilikian dan operasionalnya.

Untuk menyediakan kebutuhan customer tersebut tentunya Isuzu dan karoseri harus berkolaborasi dengan karoseri dalam membuat end product.

End product ini merupakan kolaborasi antara chassis dan aplikasi. 

“Isuzu memastikan chassis yang dibuat dapat memenuhi kebutuhan customer termasuk dengan potensi aplikasinya yang dapat diinstall dengan mudah dan cepat oleh karoseri."

"Nanti setelah product ini dipakai oleh customer Isuzu juga akan menjaga aftersales service product tersebut," ujar Attias, Senin (15/11/2021).

Attias menjelaskan, salah satu syarat untuk dapat memproduksi suatu aplikasi pada kendaraan niaga, karoseri membutuhkan SKRB (Surat Keterangan Rancang Bangun) yang harus diajukan kepada Kementerian Perhubungan.

Dalam proses pembuatan aplikasi tersebut, APM dan Karoseri perlu bertukar informasi dan dokumen teknis, misalnya dari Isuzu untuk Karoseri, seperti Surat Uji Tipe (SUT), Gambar 2D, Body Builder Guide (BBG) untuk memberikan panduan dalam pembuatan aplikasi, informasi terkait regulasi dan lainnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved