Breaking News:

Berita Kudus

Percepatan Vaksinasi Lansia Ala Kudus, Hartopo: Validasi Data Sampai Tingkat RT

Bupati Kudus HM Hartopo menginstruksikan seluruh jajaran di bawahnya sampai ke tingkat RT untuk melakukan validasi data vaksinasi lansia.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: m nur huda
Diskominfo Kudus
Bupati Kudus HM Hartopo saat memimpin rapat koordinasi percepatan vaksinasi di lantai 4 Setda Kudus, Rabu (17/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bupati Kudus HM Hartopo menginstruksikan seluruh jajaran di bawahnya sampai ke tingkat RT untuk melakukan validasi data vaksinasi lansia.

Hal ini untuk mengejar target sampai akhir tahun bisa mencapai 60 sampai 70 persen lansia di Kudus yang telah divaksin.

"Mohon skenario percepatan vaksinasi terutama lansia tolong segera direalisasikan  dan berkoordinasi dengan pihak terkait," kata Hartopo dalam rapat koordinasi di lantai 4 Setda Kudus, Rabu (17/11/2021).

Hartopo mengatakan, sampai saat ini Kabupaten Kudus masih PPKM level 3. Padahal, salah satu syarat untuk turun level yakni percepatan vaksinasi lansia.

Selain itu, Kabupaten Kudus berupaya menghabiskan stok vaksin yang masih banyak. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Kudus diminta segera merealisasikan percepatan vaksinasi.

Sebelum vaksinasi dilakukan, Hartopo menginstruksikan camat berkoordinasi dengan kepala desa dan Ketua RT untuk validasi data lansia.

Pihaknya meminta ketua RT mengecek data lansia dari pintu ke pintu sehingga tersaji data valid mana yang telah divaksin dan mana yang belum.

Pasalnya, selama ini terjadi selisih data dengan kondisi di lapangan.

"Tolong kepala desa diminta mengumpulkan ketua RT untuk validasi data lansia. Kalau bisa pendataan ketua RT door to door agar tahu persis keadaan lansia," paparnya.

Ketua RT diminta mendata berapa jumlah lansia yang telah divaksin dan siapa saja yang belum divaksin. Hartopo juga meminta Ketua RT bertanya alasan para lansia belum vaksin. Perlu ditekankan bahwa vaksinasi lansia untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Sehingga alasan terkait mobilitas lansia yang hanya di rumah tidak bisa diterima. Hartopo pun meminta agar screening tetap dilakukan bagi lansia yang mempunyai penyakit komorbid.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved