Breaking News:

Berita Purbalingga

Plt Kadinkes Purbalingga: Ribuan ODGJ Membutuhkan Dukungan Keluarga

Orang Dengan Gangguan Jika (ODGJ) membutuhkan dukungan keluarga terdekat. 

TRIBUNBANYUMAS/Ist. Humas Pemkab Purbalingga
Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga, Hanung Wikantono saat paparan acara Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM), Kamis (18/11/2021) di Gedung Graha Adiguna komplek Pendapa Dipokusumo Purbalingga. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Orang Dengan Gangguan Jika (ODGJ) membutuhkan dukungan keluarga terdekat. 

ODGJ harus mendapatkan penanganan agar pulih kembali salah satunya dengan dukungan keluarga terdekat.

Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga, Hanung Wikantono saat paparan acara Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM), Kamis (18/11/2021) di Gedung Graha Adiguna komplek Pendapa Dipokusumo Purbalingga.

Hanung mengatakan, pengobatan atau penanganan medis memiliki waktu terbatas di RSJ (Rumah Sakit Jiwa) yaitu maksimal hanya tiga puluh lima hari.

Sehingga selebihnya harus mendapatkan dukungan keluarga agar ODGJ bisa merasa tidak sendirian untuk menjalani ujian.

"ODGJ harus mendapatkan dukungan dari keluarga agar mereka pulih seperti sedia kala.

Hal itu karena pengobatan medis RSJ maksimal hanya tiga puluh lima hari sehingga untuk pemulihan jelas membutuhkan dukungan keluarga," ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com, dalam rilis. 

Hanung menyebutkan, ODGJ di Purbalingga berjumlah sekitar 1900-an dengan jumlah paling banyak berada di Kecamatan Kejobong dengan jumlah 199 (seratus sembilan puluh sembilan).

Kepada peserta Rakor yang terdiri dari  
unsur, Hanung meminta agar mereka bisa peduli terhadap lingkungan sekitar dan mengamati tanda-tanda awal ODGJ.

"Terbanyak dari Kejobong. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved