Breaking News:

Berita Solo

Polresta Solo Gelar Rekonstruksi Kematian Mahasiswa UNS, 1 Tersangka Menyangkal Lakukan Pemukulan 

Polresta Solo selenggarakan rekonstruksi kasus dugaan kekerasan mengakibatkan meninggalnya peserta Diklatsar Menwa UNS di kompleks Stadion Manahan

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Polresta Solo selenggarakan rekonstruksi kasus dugaan kekerasan mengakibatkan meninggalnya peserta Diklatsar Menwa UNS di kompleks Stadion Manahan, Kamis (18/11/2021). 

Sebanyak 69 adegan yang menunjukkan peserta mengikuti rangkaian kegiatan Diklatsar yang diikuti korban, adegan pemukulan, hingga korban dibawa ke rumah sakit. 

Kasatreskrim Polresta Solo, AKP Djohan Andika menyebut tidak ditemukan fakta baru dalam rekonstruksi tersebut. 

"Untuk sementara fakta baru belum ditemukan. Saksi dari panitia maupun peserta," ungkapnya. 

Dalam salah satu adegan, tersangka Faisal atau FPJ menyangkal tidak melakukan pemukulan korban menggunakan replika senapan. 

"Namanya tersangka, gak masalah mau mengatakan apa, yang jelas saksi dan bukti akan berbicara nanti di pengadilan," jelasnya. 

Djohan menyebut, tersangka tersebut ketika menyangkal melakukan pemukulan maka diganti dengan peran pengganti. 

Artinya, apa yang disampaikan saksi sebelumnya tetap dilakukan adegan rekonstruksi. 

"Dia (tersangka, red) menyangkal gak masalah kita pakaikan dengan peran pengganti, karena berdasarkan keterangan-keterangan saksi yang ada," terangnya. 

Dalam rekonstruksi selain melibatkan peserta Diklatsar Menwa, Polresta Solo juga melibatkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo sebagai jaksa penuntut umum dan kuasa hukum tersangka. 

Sementara itu, kuasa hukum tersangka, Darius menyampaikan adanya penyangkalan dari tersangka Faisal yakni ketika korban pulang dari mountenering mau jatuh kemudian dia ditangkap oleh tersangka. 

"Terus disampaikan, kamu harus kuat jangan sampai dipukul. Kamu mau dipukul? Tidak. Bagus. Terus senjatanya dikembalikan," ucap dia menirukan tersangka. 

Jadi, lanjut dia, kejadian yang betul seperti tersebut menurut Faisal. Hanya versi yang lain menyatakan, ada pemukulan. 

"Hanya ada saksi lain menyatakan, (korban, red) mau jatuh Faisal menangkapnya," tandasnya. (*)

Baca juga: Polda Jateng Kirimkan Tim Labfor Ke TKP Kebakaran Kapal Di Tegal

Baca juga: Hasil Babak I Skor 0-1 Persikabo Vs PSIS Semarang BRI Liga 1 2021, Bruno Silva Cetak Gol Cepat

Baca juga: Hotline Semarang : Tarif Diskon 50 Persen BRT Bagi Peserta dan Panitia Festival HAM

Baca juga: Dalam Kurun Setahun, Guru di Jakarta Ini Cabuli 14 Bocah dan Lakukan Banyak Hal Keji, Warga Murka

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved